BRIN Usulkan Rencana Bandar Antariksa di Biak jadi Proyek Strategis Nasional
Kamis, 27 Nov 2025, 14:05 WIBJAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyatakan pihaknya mendorong rencana pembangunan bandar antariksa atau spaceport di Biak, Papua, untuk menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
"Kita ingin mengusulkan ini menjadi Proyek Strategis Nasional agar bandar antariksa ini benar-benar bisa terwujud," kata Arif Satria ditemui di Kantor BRIN, Jakarta, Kamis (27/11).
Arif mengatakan proyek bandar antariksa akan banyak menguntungkan Indonesia, terutama di bidang riset satelit. Jika Indonesia memiliki bandar antariksa, lanjutnya, maka Indonesia tidak perlu lagi bergantung terhadap negara lain saat hendak meluncurkan satelit.
"BRIN sudah bisa menghasilkan satelit-satelit yang bagus, termasuk persiapan satelit NEO-1 yang sekarang ini sudah dipersiapkan untuk diluncurkan tahun depan. Jadi kalau satelit NEO-1 diluncurkan tahun depan, maka akan muncul satelit-satelit yang lain yang akan diluncurkan oleh BRIN kalau sudah punya bandar antariksa sendiri untuk meluncurkan," ucap Arif Satria.
Arif menyebut Biak dipilih menjadi lokasi karena letaknya yang strategis dan dekat dengan garis khatulistiwa, sehingga peluncuran satelit akan lebih efektif dan efisien.
Ia memaparkan saat ini pihaknya telah merampungkan kajian tentang bandar antariksa, termasuk pada naskah akademiknya. Dalam hal ini, kata dia, terdapat sejumlah pihak yang tertarik untuk berinvestasi di bidang ini, baik dari pihak swasta maupun asing, seperti China dan Russia.
"Jadi moga-moga kalau mulai tahun 2026 sudah bisa kita persiapkan aspek regulasi dan berbagai perangkat-perangkat legal lainnya, maka secara teknis bisa kita mulai," tutur Arif Satria.
Diketahui sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Antariksa Indonesia (Ariksa) Adi Rahman Adiwoso mengungkapkan Indonesia berpeluang besar untuk meraih pendapatan hingga 200 juta dollar AS per tahun melalui proyek bandar antariksa.
Ia mengungkapkan studi Deloitte pada 2025 memaparkan adanya potensi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB/GDP) di kawasan ASEAN pada bidang antariksa mencapai 100 miliar dollar AS.
"Bandar antariksa itu menurut studi mereka bisa menghasilkan pendapatan (hingga) 200 juta dollar per tahun," kata Adiwoso.
- BRIN
- Bandar Antariksa
- proyek strategis nasional
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Peneliti BRIN Ungkap Tantangan Implementasi AI pada Sektor Kesehatan
-
Sektor Pertanian Sumbang 14,35 Persen PDB Nasional, Tetap Jadi Penggerak Utama Ekonomi
-
Sabalenka Perpanjang Rekor Tie-Break, Tundukkan Fernandez
-
Apriyani/Fadia Siap Duet Lagi di Hong Kong Open 2025
-
Kereta Ekonomi Kerakyatan Jadi Primadona Mudik 2026, Okupansi Tembus 58 Persen
-
Langit Depok Bikin Heboh, Benda Bercahaya Biru Diduga UFO, BRIN Buka Fakta Mengejutkan
-
ASN di Aceh Diduga Terafiliasi NII, Wamenag Minta Hati-hati Menyikapi, Tak Boleh Gegabah Menyebut Teroris
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.