Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Siap Bicara dengan Maduro soal Hubungan AS–Venezuela

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Siap Bicara dengan Maduro soal Hubungan AS–Venezuela Doc: Antara
Ket. Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan berencana untuk berbicara langsung dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah pemerintah AS melabeli kepala negara Amerika Selatan itu sebagai pemimpin organisasi teroris.

Rencana itu dilaporkan oleh portal berita Axios pada Senin (24/11), dengan mengutip pejabat pemerintah AS.

Disebutkan, keputusan tersebut menjadi tonggak penting dalam "diplomasi kapal perang" Trump terhadap Venezuela.

Rencana Trump itu juga mengisyaratkan bahwa serangan militer AS ke wilayah Venezuela belum akan dilakukan.

"Tak ada yang berencana masuk (ke Venezuela) dan menembak atau menangkapnya (Maduro) — untuk saat ini. Saya tidak akan bilang mustahil, tetapi itu bukan rencana sekarang," kata seorang pejabat yang mengetahui pembicaraan itu kepada Axios.

"Sementara itu, kami akan menghancurkan kapal-kapal pengangkut narkoba. Kami akan hentikan penyelundupan narkoba," kata sang pejabat, menambahkan.

Mengutip pejabat AS lainnya, Axios menyebutkan belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pembicaraan langsung Trump-Maduro karena masih direncanakan.

"Maduro adalah teroris narkoba. Gunakan kata-kata itu dulu jika Anda ingin mewakili pemikiran presiden," kata pejabat tersebut.

Pemerintah AS pada Senin secara resmi menetapkan Cartel de los Soles, yang disebut berbasis di Venezuela, sebagai organisasi teroris asing (FTO).

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah AS memperluas operasi militer di kawasan Amerika Latin dengan pengerahan personel marinir, kapal perang, pesawat tempur, kapal selam, dan pesawat nirawak, di tengah spekulasi AS akan melancarkan serangan ke Venezuela.

Sementara itu, Presiden Maduro menyatakan bahwa Venezuela siap melakukan dialog "tatap muka" dengan AS.

Para pengamat menilai potensi pembicaraan tersebut dapat membuka jalan menuju normalisasi kedua negara, meskipun prosesnya diyakini tidak mudah mengingat perbedaan sikap politik yang selama ini sangat tajam. Namun, pendekatan dialog dianggap menjadi pilihan realistis di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Hingga kini, kedua negara belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana pertemuan atau tahap komunikasi awal. Namun, kabar ini memicu spekulasi luas bahwa Washington dan Caracas mungkin sedang bersiap membuka babak baru dalam hubungan bilateral yang sempat membeku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.