Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mitigasi Semeru: Kepala BNPB Usulkan Sentralisasi Posko Pengungsian di Lumajang

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mitigasi Semeru: Kepala BNPB Usulkan Sentralisasi Posko Pengungsian di Lumajang Doc: Antara Foto
Ket. Kepala BNPB Suharyanto bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati meninjau daerah terdampak erupsi disertai APG Semeru di Lumajang, Selasa (25/11/2025)

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyarankan kepada pemerintah daerah agar posko pengungsian di Gunung Semeru terpusat di Lumajang mencontoh seperti yang dilakukan di Gunung Merapi.

"Konsep itu mencontoh praktik di Gunung Merapi, di mana fasilitas pengungsian juga dilengkapi tempat untuk ternak, logistik, dan aktivitas masyarakat, sehingga evakuasi lebih tertata dan risiko bencana dapat diminimalkan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Rabu.

Ia mengatakan, pembangunan tempat pengungsian terpusat di Lumajang yang multifungsi yang dapat digunakan seluruh tahun untuk kegiatan masyarakat sekaligus menjadi lokasi evakuasi aman saat bencana.

"Tempat pengungsian terpusat yang terintegrasi akan memastikan warga dapat mengungsi dengan cepat, aman, dan nyaman. Infrastruktur siap, proses penanganan bencana berjalan lebih efektif, serta mitigasi risiko jangka panjang dapat diterapkan," tuturnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap erupsi tahunan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah merah, atau kawasan yang dilarang untuk pemukiman karena risiko tinggi.

"Penempatan warga di lokasi aman menjadi kunci keselamatan, meski upaya edukasi dan dialog tetap dilakukan agar warga memahami risiko dan prosedur evakuasi," katanya.

Sementara Bupati Lumajang Indah Amperawati menyambut baik saran BNPB dan pihaknya mendukung rencana pembangunan pengungsian terpusat. Fasilitas itu tidak hanya menjadi tempat aman saat bencana, tetapi juga dapat dimanfaatkan sepanjang tahun untuk kegiatan masyarakat.

"Itu bagian dari strategi mitigasi yang berkelanjutan dan memastikan keselamatan warga tetap prioritas utama," ujarnya.

Ia menjelaskan, langkah itu merupakan bagian dari strategi mitigasi jangka panjang, dengan koordinasi lintas unsur antara BNPB, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan kementerian terkait, memastikan kesiapsiagaan, evakuasi, pemulihan, dan pendidikan masyarakat dapat berjalan simultan dan efektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.