LRT Rute Velodrome–Manggarai Siap Beroperasi Agustus 2026, Dukung Mobilitas Masyarakat Jakarta
Rabu, 26 Nov 2025, 16:00 WIBJAKARTAâPemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT. LRT Jakarta terus berupaya mendorong tersedianya layanan transportasi publik yang memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat DKI Jakarta.
Hingga kini pertumbuhan transportasi publik di Jakarta terus menunjukkan tren positif, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan moda mobilitas yang aman, nyaman, dan andal.Â
Sebagai operator LRT Jakarta Fase 1A, PT LRT Jakarta menegaskan kesiapan penuh dalam menyambut fase lanjutan (Fase 1B/VelodromeâManggarai), baik dari sisi operasi, pelayanan, hingga sumber daya manusia.
Sepanjang 2025, LRT Jakarta telah melayani lebih dari 1,1 juta penumpang, atau rata-rata lebih dari 3.500 penumpang per hari, melampaui target harian yang ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta.Â
Selain itu, tingkat kepuasan pelanggan per Oktober 2025 juga berada pada level yang sangat tinggi, yaitu 93,85 persen, mencerminkan konsistensi kualitas layanan yang dirasakan pengguna dan menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap LRT Jakarta.
Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen mengatakan dalam mempersiapkan operasional fase 1B VelodromeâManggarai yang rencananya pada Agustus tahun depan, pihaknya memastikan bahwa setiap persiapan dalam aspek operasional, pelayanan maupun SDM-nya selalu dilakukan dengan maksimal.Â
Berbekal pengalaman LRT Jakarta dalam mengoperasikan Fase 1A, pihaknya melakukan berbagai evaluasi, koreksi, dan inovasi berkelanjutan guna memberikan layanan yang terbaik. "Fase 1B menjadi kesempatan kami untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta dalam kemudahan bermobilisasi,â ujarnya dalam keterangannya dalam acara Media Day di Jakarta, Rabu (26/11).
Depo LRT Jakarta yang berada di Kelapa Gading memiliki luas sekitar 13 hektar dengan kapasitas penampungan hingga 96 trainset atau setara 192 unit kereta, mendukung kebutuhan operasi hingga kurang lebih 135 kilometer trase. Dengan kapasitas sebesar ini, LRT Jakarta mampu mengakomodasi kebutuhan operasional yang semakin meningkat di fase lanjutan.
Dari sisi perawatan sarana, PT LRT Jakarta diperkuat oleh personel engineer yang kompeten dan bersertifikasi. Seluruh perawatan, baik light maintenance maupun heavy maintenance, dilakukan secara mandiri untuk memastikan setiap unit kereta berada dalam kondisi terbaik sebelum melayani penumpang.
 Armada LRT Jakarta juga telah dilengkapi teknologi mutakhir yang ramah lingkungan, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Kompetensi SDM
Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi aspek penting lain yang terus dikembangkan. Dijelaskannya bahwa PT LRT Jakarta secara berkelanjutan memberikan pelatihan dan pengembangan keterampilan kepada para karyawan untuk memastikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Pelatihan ini meliputi aspek-aspek teknis, pelayanan pelanggan, serta penanganan keadaan darurat sehingga dapat menghadapi berbagai situasi dengan profesionalisme tinggi.
Roberto menegaskan, pengembangan kompetensi SDM merupakan salah satu kunci keberhasilan dan kelancaran operasional LRT Jakarta saat ini maupun yang akan datang. Pengembangan tersebut dirancang dan bekerjasama dengan beberapa institusi pendidikan dan pelatihan terkemuka di Indonesia maupun luar negeri. "Modul pelatihan meliputi simulasi operasional, kepemimpinan, komunikasi efektif, serta inovasi berbasis design thinking yang dirancang agar tercapainya improvement sistem, teknologi, bahkan ekosistem hijau yang ada di lingkungan LRT Jakarta,â tambah Roberto.
Ke depan, PT LRT Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keandalan operasional dan pelayanannya sebagai operator transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif untuk seluruh pengguna, termasuk penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, perempuan, dan masyarakat umum.
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, mengatakan progres pengerjaan LRT fase IB hingga pekan kedua November 2025 telah mencapai 80,57 persen. Dengan total investasi sekitar 5,3 triliun rupiah dirinya optimistis proyek ini akan banyak membantu mobilitas masyarakat Jakarta.
"Kami tidak bisa menjawab kapan akan balik modal, karena ini transprotasi publik, tapi intinya dengan LRT ini masyarakat bisa menikmati transportasi publik yang ramah, tidak menghirup udara kotor,"pungkas dia.
- jakpro
- LRT Jakarta
- Moda Transportasi Publik
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Padel Resmi Dipertandingkan di Asian Games 2026, Tonggak Penting Perkembangan Olahraga yang Tengah Naik Daun Tersebut
-
LRT Jakarta Gelar Pasar Ramadan
-
Re:Art LRT Jakarta: Hidupkan Ruang Stasiun dengan Sentuhan Seni
-
Cegah Rabies, Pemprov Aceh Rencanakan Pembangunan Shelter Anjing Liar
-
Awal yang Sulit di All England
-
Riset UI: Program MBG Dorong Pendapatan Warga dan Tekan Pengeluaran
-
Jakpro Menuju City Master Developer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.