Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

G20 Afrika Selatan: PM Jepang dan PM Tiongkok Tidak Bertukar Salam

📅 Senin, 24 Nov 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
G20 Afrika Selatan: PM Jepang dan PM Tiongkok Tidak Bertukar Salam Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Bendera Tiongkok dan Jepang.

Tokyo - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang tidak bertegur sapa sepanjang KTT G20 di Afrika Selatan akhir pekan ini, di tengah memburuknya hubungan kedua negara setelah pernyataan Takaichi soal kemungkinan serangan Tiongkok terhadap Taiwan.

Dalam peringatan terbaru, Menlu Tiongkok Wang Yi mengatakan pemimpin Jepang itu telah mengirim “sinyal keliru” dengan menyatakan kesiapan intervensi militer terkait Taiwan — sebuah “garis merah” yang tidak boleh dilanggar, sebut pernyataan kementeriannya pada Minggu (23/11).

Usai menghadiri KTT dua hari yang menjadi debutnya di G20, Takaichi mengatakan kepada wartawan bahwa ia tidak menjadwalkan pertemuan dengan Li.

“Sejak saya menjadi perdana menteri, tekad Jepang untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan, konstruktif, dan stabil tetap tidak berubah,” ujarnya. “Jepang terbuka untuk dialog di berbagai tingkat.”

Takaichi mengakui adanya sejumlah isu yang membebani hubungan Tokyo–Beijing.

“Justru karena ada kekhawatiran dan perbedaan, kita harus menguranginya, saling memahami, dan memperkuat kerja sama. Tentu saja, penting bagi Jepang untuk menyampaikan hal-hal yang perlu disampaikan kepada Tiongkok,” katanya.

Ketegangan meningkat setelah Tiongkok memberlakukan peringatan perjalanan ke Jepang dan kembali melarang impor hasil laut Jepang.

Langkah itu diambil setelah Takaichi mengatakan di parlemen pada 7 November bahwa serangan terhadap Taiwan dapat memicu respons militer Jepang.

Pernyataannya ditafsirkan sebagai indikasi bahwa Pasukan Bela Diri Jepang dapat bertindak mendukung sekutu keamanannya, Amerika Serikat, jika Tiongkok memberlakukan blokade maritim terhadap Taiwan atau melakukan tekanan militer lainnya.

Tokyo menolak tuntutan Beijing agar Takaichi menarik ucapannya, dengan menegaskan bahwa pernyataan itu sesuai dengan posisi pemerintah Jepang selama ini.

Para pendahulu Takaichi sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran atas ancaman Tiongkok terhadap Taiwan, namun tidak pernah menyatakan secara terbuka bagaimana Jepang akan merespons.

Tokyo dan Beijing sudah lama berselisih mengenai isu sejarah, perbatasan, dan berbagai persoalan strategis lainnya.

Situasi ini menimbulkan spekulasi mengenai kemungkinan dampak ketegangan bilateral terhadap agenda G20, termasuk isu perdagangan, keamanan regional, dan kerja sama internasional yang menjadi fokus utama forum tersebut. Delegasi lain tampak berhati-hati menjaga jarak diplomatik, sementara media mencatat setiap gerak-gerik kedua pemimpin sebagai simbol ketegangan terselubung di tengah forum multilateral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.