Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terlalu! Pekerja RI Dieksploitasi Selama 20 Tahun di Malaysia, KP2MI Ambil Langkah Cepat

5 Minggu, 23 Nov 2025, 14:24 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Terlalu! Pekerja RI Dieksploitasi Selama 20 Tahun di Malaysia, KP2MI Ambil Langkah Cepat Terlalu! Pekerja RI Dieksploitasi Selama 20 Tahun di Malaysia, KP2MI Ambil Langkah Cepat Doc: istimewa
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin

JAKARTA-Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) memastikan penanganan menyeluruh terhadap kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan atas nama Seni, asal Temanggung, Jawa Tengah, yang mengalami dugaan eksploitasi berat selama bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga di Malaysia.

Berdasarkan laporan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Seni telah bekerja lebih dari 20 tahun dan mengalami jam kerja berlebihan, tidak mendapatkan hak gaji dan istirahat yang layak 

Kementerian P2MI bersama KBRI Kuala Lumpur telah mengambil langkah cepat, meliputi:

1. Mengirimkan Nota Diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Malaysia agar kasus mendapat perhatian penuh dari otoritas setempat.

2. Memberikan bantuan hukum melalui pengacara yang ditunjuk Bar Council Malaysia.

3. Melakukan pendampingan langsung kepada korban, termasuk fasilitasi komunikasi dengan keluarga dan penerbitan SPLP untuk kebutuhan proses hukum dan kesehatan.

4. Memastikan proses hukum berjalan transparan dan berpihak pada pemulihan serta keadilan bagi korban.

Kementerian P2MI menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan korban memperoleh perlindungan, pemulihan, dan hak-haknya secara penuh. Kementerian P2MI juga akan terus berkoordinasi dengan otoritas Malaysia untuk memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas.

“Kasus ini menjadi perhatian serius kami. Negara tidak akan tinggal diam ketika ada Pekerja Migran dieksploitasi atau diperlakukan tidak manusiawi di luar negeri,” tegas Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin dalam pernyataan remsi di Jakarta, akhir pekan kemarin

Menteri P2MI mengimbau agar masyarakat untuk selalu menggunakan jalur penempatan resmi dan melaporkan segera jika menemukan indikasi kekerasan, eksploitasi, atau penipuan dalam proses penempatan Pejerja Migran Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Ini Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2026

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Rona
Ini Daftar Lengkap Pemenang...
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.