Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nah Ini Dia! Strategi Keluar dari Hubungan yang Toksik

📅 Minggu, 23 Nov 2025, 16:03 WIB | Oleh:
Nah Ini Dia! Strategi Keluar dari Hubungan yang Toksik Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Hubungan toksik bisa berdampak pada kesehatan mental seseorang yang cenderung menarik diri dari interaksi sosial.

Samarinda -- Psikolog dari Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Kalimantan Timur (Kaltim) Fransisca Debi Oktavia memaparkan strategi bagi seseorang untuk menyadari tanda bahaya dan langkah keluar dari hubungan toksik demi menyelamatkan kesehatan mental.

"Faktor-faktor yang menyebabkan seseorang sulit keluar dari hubungan toksik, antara lain adalah hubungan yang sudah berjalan lama, keluarga dan teman-teman sudah saling mengenal, serta adanya pola-pola yang sudah terbiasa dijalani," kata Fransisca di Samarinda, Minggu.

Ia menjelaskan banyak individu sering kali tidak menyadari bahwa mereka sedang terperangkap dalam sebuah siklus hubungan yang merugikan secara emosional dan psikologis.

"Individu tersebut terpaksa harus selalu menyesuaikan diri secara terus-menerus demi memenuhi keinginan pasangannya tanpa memikirkan kebutuhan batinnya sendiri," ungkap Fransisca.

Dampak destruktif selanjutnya, menurut dia, adalah hilangnya jati diri yang membuat korban melupakan siapa dirinya yang sebenarnya sebelum menjalani hubungan tersebut.

Hobi atau kegiatan positif yang dulu sering dilakukan perlahan mulai ditinggalkan karena fokus waktu dan energi yang tersita sepenuhnya hanya untuk melayani ego pasangan.

"Korban hubungan tidak sehat ini bahkan cenderung menarik diri dari lingkungan sosial, sehingga interaksinya dengan dunia luar atau sahabat lama menjadi sangat terbatas," papar Fransisca.

Penurunan fungsi sebagai manusia, lanjut dia, juga terlihat jelas ketika seseorang mendadak menjadi malas dan kehilangan gairah untuk menjalani kehidupan sehari-hari yang produktif.

"Penting untuk mengevaluasi secara jujur apakah diri sendiri berkembang menjadi pribadi yang lebih baik atau justru menyusut menjadi kerdil dalam hubungan itu," jelasnya.

Seseorang juga perlu bertanya pada hatinya sendiri apakah ia lebih sering merasa takut atau merasa nyaman saat berada di dekat pasangannya dalam keseharian.

Poin krusial lainnya adalah memastikan apakah pasangan benar-benar mengubah perilakunya secara nyata lewat tindakan dan bukan sekadar janji manis di bibir saja.

Psikolog Fransisca membagikan langkah pertama dan terpenting untuk melepaskan diri adalah mengakui perasaan sendiri dan berhenti menyangkal kenyataan bahwa hubungan tersebut memang sudah tidak sehat.

Lebih lanjut ia mengatakan rasa sayang yang masih tersisa seringkali menjadi penghalang utama, namun penyangkalan terhadap realitas hanya akan memperburuk kondisi mental seseorang dalam jangka panjang.

"Dukungan eksternal dari sistem pendukung yang positif seperti teman dekat atau keluarga sangat dibutuhkan untuk menguatkan mental dalam fase kritis ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transfer ke Daerah Menjadi ...

Ada Harapan dari Sepak Takraw Berempat untuk Menambah Medali

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ada Harapan dari Sepak Takr...

Pertamina Patra Niaga Umumkan Harga BBM Per 1 Oktober

36 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pertamina Patra Niaga Umumk...
Advertisement
Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

Kapolri Diganti, Paripurna DPR Setujui Komjen Suyudi Gantikan Jenderal Listyo Sigit

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.