Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meski Trauma, Ratusan Siswa SMAN 72 Tetap Hadir ke Sekolah—Angkanya Mengejutkan!

📅 Senin, 17 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Meski Trauma, Ratusan Siswa SMAN 72 Tetap Hadir ke Sekolah—Angkanya Mengejutkan! Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Situasi SMAN 72 Jakarta yang menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan materi trauma healing di hari kedua pada Selasa (11/11).

JAKARTA - Sebanyak 69 persen siswa SMAN 72 Jakarta kembali mengikuti pembelajaran tatap muka setelah insiden ledakan yang terjadi pada 7 November lalu.

Pemerintah Provinsi DKI bersama pihak sekolah terus memantau kehadiran dan memastikan proses belajar tetap berjalan, baik secara luring maupun daring, sesuai kesiapan siswa dan persetujuan orang tua.

“Yang hadir di sekolah hari ini mencapai 69 persen," ujar Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Untuk sebagian yang tidak hadir ke sekolah, menurut dia, karena sakit atau memilih tetap belajar dari rumah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama pihak sekolah telah melakukan pendataan dan rapat koordinasi dengan orang tua siswa.

Chico menjelaskan, pertemuan dengan orang tua itu dilakukan dua tahap. Yaitu rapat daring pada akhir pekan dan pemantauan kehadiran siswa pada hari pertama belajar pascaledakan.

Meski partisipasi orang tua dalam rapat daring hanya sekitar 20 persen, namun Chico mengatakan, jumlah siswa yang hadir justru menunjukkan peningkatan signifikan.

Ia menegaskan, bahwa seluruh proses pembelajaran tetap berjalan, baik luring maupun daring.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Negeri 72 Tetty Helena Tampubolon mengatakan bahwa sekolah tersebut masih menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada pekan ini.

“Hari Senin itu yang pasti masih PJJ. Lalu, masih kita pantau juga dan kita pastikan dengan orang tuanya apakah sudah boleh ambil PJJ atau boleh hybrid ya. Jadi harus kami pastikan orang tuanya menyetujui,” ujar Tetty saat dijumpai di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Sabtu (15/11).

Tetty mengungkapkan, saat ini orang tua belum menyetujui untuk pembelajaran luring. Hal itu karena sebagian anak masih mengalami trauma atas insiden ledakan yang terjadi pada Jumat (7/11).

Tetty pun berharap seluruh murid SMA Negeri 72 bisa segera pulih dan bersama-sama kembali belajar di sekolah.

“Anak-anak juga masih takut-takut jalan. Pesan saya, anak-anak berdoa dan bersemangat, mudah-mudahan segera pulih, supaya tidak ketinggalan dari sekolah lain pembelajarannya,” kata Tetty.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.