Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timnas Jepang Percaya Diri Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

📅 Kamis, 20 Nov 2025, 09:31 WIB | Oleh:
Timnas Jepang Percaya Diri Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026 Doc: AFP
Ket. Hajime Moriyasu

TOKYO, JEPANG - Timnas Jepang memasang target ambisius: menjuarai Piala Dunia 2026. Pelatih Hajime Moriyasu menilai tim asuhannya tengah melaju di jalur yang tepat menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu.

Sebagai juara Asia empat kali, prestasi terbaik Jepang di Piala Dunia baru sebatas babak 16 besar. Namun kualitas skuad yang mayoritas berkarier di Eropa, ditambah rangkaian hasil impresif tahun ini, membuat Moriyasu yakin sejarah baru bisa tercipta.

Padabulan Oktober lalu, Samurai Biru mencetak kemenangan perdana atas Brasil dan mengakhiri tahun dengan hasil meyakinkan melawan Ghana dan Bolivia. Kemenangan 3-0 atas Bolivia di Tokyo pada hari Selasa sekaligus menandai laga ke-100 Moriyasu sebagai pelatih.

“Tentu penting menang saat kami dominan, tetapi malam ini para pemain menunjukkan bahwa kami bisa tetap menang meski permainan tidak mengalir mulus. Itu membangun kepercayaan diri,” ujarnya. “Saya mengganti tujuh pemain dari laga sebelumnya melawan Ghana, dan kami tetap tampil solid tanpa bergantung pada siapa yang bermain.”

Di Piala Dunia 2022, Jepang mengguncang dunia dengan menaklukkan Jerman dan Spanyol sebelum tersingkir lewat adu penalti dari Kroasia di babak 16 besar. Mereka juga menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, dan satu-satunya kekalahan di kualifikasi Asia terjadi setelah kelolosan mereka terjamin.

Meski begitu, tahun ini tidak semuanya mulus. Hasil imbang 0-0 melawan Meksiko dan kekalahan 0-2 dari Amerika Serikat pada bulan September menunjukkan masih banyak pekerjaan rumah. Namun kemenangan comeback 3-2 atas Brasil serta dua clean sheet kontra Ghana dan Bolivia memperlihatkan ketangguhan mental dan organisasi pertahanan yang semakin matang.

“Saya pikir para pemain meningkat dalam mengekspresikan gaya bermain kami, baik dalam menyerang maupun bertahan,” tambah Moriyasu. “Waktu kebersamaan selama tiga bulan terakhir membuat pemahaman kolektif kami meningkat.”

Beberapa pemain tampil menonjol sepanjang tahun, termasuk Daichi Kamada (Crystal Palace), Ritsu Doan (Eintracht Frankfurt), Ayase Ueda (Feyenoord), dan Takefusa Kubo (Real Sociedad). Kapten Wataru Endo tetap berperan penting meski jarang tampil di Liverpool. Kiper Zion Suzuki juga menunjukkan kestabilan setelah tampil buruk di Piala Asia tahun lalu.

Sebaliknya, Kaoru Mitoma (Brighton) lebih banyak absen akibat cedera, sementara mantan pemain Arsenal Takehiro Tomiyasu belum bermain reguler selama dua tahun. Ia bahkan masih tanpa klub sejak meninggalkan London pada Juli untuk fokus rehabilitasi cedera. Meski demikian, Moriyasu optimistis bek serbabisa itu akan kembali tepat waktu.

Jepang hanya memiliki satu jeda internasional lagi sebelum Moriyasu mengumumkan skuad final Piala Dunia. Media Jepang melaporkan bahwa laga uji coba melawan Inggris di Wembley pada bulan Maret sedang dibahas.

“Kami menutup tahun dengan dua kemenangan beruntun, tapi saya ingin para pemain kembali ke klub masing-masing dan terus meningkatkan level mereka,” ujar Moriyasu. “Tim-tim lain pasti akan menganalisis kami, jadi kami harus terus menyempurnakan taktik dan gaya bermain agar bisa selangkah lebih cerdas dari mereka.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.