Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pesawat F-16 TNI AU Laksanakan Serangan Udara Langsung di Latihan TNI Terintegrasi

📅 Rabu, 19 Nov 2025, 23:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pesawat F-16 TNI AU Laksanakan Serangan Udara Langsung di Latihan TNI Terintegrasi Doc: Puspen TNI
Ket. Pesawat F-16 TNI AU melaksanakan serangan udara langsung dalam Latihan TNI Terintegrasi, menunjukkan kesiapan tempur dan kemampuan operasi gabungan.

Unsur Udara TNI melaksanakan latihan Time on Target (TOT) Serangan Udara Langsung (SUL) sebagai bagian dari Latihan TNI Terintegrasi tahun  2025, yang digelar di Bangka Belitung, Rabu (19/11/2025). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto  bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin turut menyaksikan langsung jalannya latihan serangan udara tersebut.

Serangan Udara Langsung merupakan operasi udara yang bertujuan memberikan dukungan langsung kepada pasukan darat yang tengah bermanuver atau terlibat dalam pertempuran jarak dekat. Secara taktis, SUL digunakan untuk menghancurkan atau menekan kekuatan musuh, mendukung operasi darat, meningkatkan moral pasukan kawan, memutus alur pergerakan musuh, serta memberikan keunggulan tembakan bagi pasukan sendiri.

Dalam latihan ini, tiga pesawat F-16 dikerahkan, masing-masing membawa dua bom MK-81. Seluruh pesawat lepas landas secara serempak berdasarkan perhitungan TOT untuk memastikan akurasi sasaran, efektivitas daya hancur, serta keselarasan antar unsur dalam operasi gabungan. Misi serangan ini mendapat dukungan penuh dari Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru sebagai pangkalan udara pendukung.

Selain menguji kemampuan serangan presisi, latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin waktu, ketepatan perhitungan, serta koordinasi antara pilot, teknisi, dan pos komando operasi. TOT menuntut ketelitian tinggi, di mana setiap detik menjadi faktor penentu keberhasilan misi.

Sebagai rangkaian Latihan TNI Terintegrasi, pelaksanaan SUL turut memperkuat interoperabilitas antar matra. Integrasi kekuatan darat, laut dan udara menjadi elemen penting dalam membangun kesiapsiagaan TNI menghadapi dinamika ancaman modern yang memerlukan respons cepat, terukur, dan terkoordinasi. Latihan ini sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan tempur dalam menjaga kedaulatan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.