• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cek, Curiga, dan Cancel, T...

Cek, Curiga, dan Cancel, Tips J&T Express agar Terhindar dari Penipuan Online

Rabu, 19 Nov 2025, 00:02 WIB

JAKARTA – Di tengah meningkatnya tren belanja online dan aktivitas digital masyarakat, risiko penipuan online atau phishing juga turut meningkat. Sebagai perusahaan logistik, J&T Express berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan bertransaksi dalam pengiriman barang, melalui kampanye edukatif 3C: Cek, Curiga, Cancel.

Laporan dari Patroli Siber Kepolisian Republik Indonesia mencatat lebih dari 14.000 aduan penipuan online yang melibatkan berbagai modus kejahatan digital, termasuk yang mengatasnamakan perusahaan logistik. Kampanye 3C J&T Express hadir sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan literasi digital dalam membantu publik mengenali potensi penipuan, khususnya yang kerap terjadi di ranah pengiriman barang.

Ket. Foto: Poster kampanye edukatif 3C: Cek, Curiga, Cancel dari J&T Express. Hal ini dilakukan untuk mencegah penipuan digital dan meningkatkan keamanan pengguna. — Sumber: J&T Express

“Melalui kampanye 3C, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih waspada terhadap pesan, tautan, atau panggilan yang mengatasnamakan J&T Express. Kami juga menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah meminta data pribadi atau pembayaran di luar kanal resmi." ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express.

3C dari J&T Express mengajak masyarakat untuk menerapkan tiga langkah sederhana dalam menghadapi potensi penipuan digital:

1. Cek: selalu periksa kembali kebenaran informasi, link, atau informasi yang diterima dalam bentuk apapun.

2. Curiga: waspada terhadap detail yang mencurigakan, terutama permintaan data pribadi atau permintaan transfer sejumlah dana. J&T Express tidak pernah meminta pembayaran melalui chat pribadi. Wajib curiga jika detail resi tidak sesuai pesanan atau merasa tidak pernah memesan paket tersebut.

3. Cancel: hentikan interaksi, abaikan, dan jangan klik link atau memberikan data jika merasa ragu atau curiga.

Dalam pantauan J&T Express, berbagai bentuk phishing yang beredar dan sering mengatasnamakan J&T Express umumnya berupa pesan palsu terkait pengiriman paket yang dikirim langsung ke nomor WhatsApp konsumen atau SMS; situs website tiruan, yang menipu korban untuk melakukan transaksi seolah di kanal resmi perusahaan; hingga pengembalian dana atau biaya tambahan melalui QR, yang seringkali justru menarik dana korban apabila dilakukan scan. J&T Express berharap masyarakat dapat lebih cepat mengenali tanda-tanda penipuan digital dan turut menyebarkan ini ke lingkungan sekitarnya.

“Keamanan pelanggan menjadi prioritas kami. Edukasi publik tentang phishing bukan hanya untuk melindungi pengguna layanan J&T Express, tetapi juga membangun kebiasaan digital yang lebih aman di masyarakat,” tambah Herline.

Untuk informasi lengkap, pelanggan dapat menghubungi J&T Express melalui Hotline Call Center di 021- 80661888, laman resmi J&T Express di www.jet.co.id, dan Instagram resmi di @jntexpressid.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.