UPT Tahura Raden Soerjo: Pendakian Arjuno–Welirang Ditutup Sementara

Selasa, 18 Nov 2025, 01:30 WIB

MALANG - UPT Tahura Raden Soerjo menutup sementara jalur pendakian Arjuno dan Welirang karena cuaca ekstrem. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi atas prakiraan BMKG pada November 2025.

Plt Kepala UPT Tahura Raden Soerjo, Agustiningtyas Marini, menyebut empat jalur terdampak penutupan. “Terdapat jalur via Lawang, Sumber Brantas, Tretes, dan Tambaksari yang ditutup,” kata dia.

Ket. Foto: — Sumber: UPT Tahura R Soerjo

Ia menjelaskan musim hujan membawa angin kencang dan petir yang berisiko bagi pendaki.

“Mulai 16 November seluruh aktivitas pendakian ditutup demi keselamatan,” ujar dia.

Penutupan juga mempertimbangkan kebutuhan pemulihan ekosistem di kawasan Tahura tersebut. Keberlanjutan lingkungan disebut menjadi prioritas utama dalam kebijakan ini.

UPT Tahura menetapkan penutupan berlaku hingga batas waktu belum ditentukan. Pembukaan hanya dilakukan bila kondisi dinilai aman dan stabil.

Selama penutupan pihak UPT tetap menjalankan patroli harian di seluruh jalur. Patroli bertujuan menjaga kawasan dari ancaman perburuan dan penebangan liar.

Patroli juga memastikan tidak ada pendaki ilegal memasuki kawasan gunung. “Ada patroli di jalur dan titik rawan pendaki ilegal,” ujar dia.

Namun beberapa jalur wisata tetap dibuka dengan pengecualian tertentu. Jalur tersebut meliputi Puncak Lincing, Gunung Pundak, Bukit Cendono, Bukit Semar, dan Watu Jengger.

UPT Tahura menegaskan jalur itu bisa ditutup sewaktu-waktu bila cuaca memburuk.

“Pendakian ditutup jika kondisi tidak memungkinkan atau tidak kondusif,” ucap dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.