Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Tangerang Siapkan Logistik Hadapi Ancaman Banjir

📅 Senin, 17 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kota Tangerang Siapkan Logistik Hadapi Ancaman Banjir Doc: ANTARA/HO-Dinsos Kota Tangerang
Ket. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani melakukan pemeriksaan stok makanan di gudang yang diperuntukan bagi korban bencana.

TANGERANG – Pada tanggal 20-24 November, sebagian besar Kota Tangerang berpotensi hujan deras yangmengakibatkan banjir. Namun, untuk menghadapi situasi tersebut, Tangerang sudah siapkan logistic.

Dinas Sosial Kota Tangerang, Provinsi Banten memastikan stok bantuan logistik untuk bencana siap. Ada pakaian, kebutuhan bayi hingga lansia, dan makanan siap saji. Semua dalam kondisi aman. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani, Minggu (16/11), mengatakan seluruh stok makanan terus dipantau kondisinya guna memastikan layak konsumsi.

“Ketika ada bencana seperti banjir, stok makanan sudah siap didistribusikan kepada masyarakat. Kami juga pantau kebutuhan masyarakat setempat agar bantuannya tepat,” ujarnya. Selain itu, Pemkot Tangerang juga memastikan stok bantuan logistik bencana yang disiapkan telah disimpan dalam ruangan khusus untuk menjaga kualitas makanan, barang, dan bantuan lainnya dalam kondisi aman.

”Kami terus mengecek secara rutin untuk memastikan kondisi logistik yang tersedia tidak dalam kondisi kedaluwarsa atau tidak layak,” katanya. Selain itu, Dinas Sosial juga menyiapkan Relawan Tagana (Taruna Siaga Bencana) di setiap wilayah. Mereka akan memperkuat sistem mitigasi bencana, khususnya menjadi garda terdepan membantu masyarakat.

“Kami akan melibatkan relawan untuk membantu asesmen kebutuhan logistik di lapangan. Selanjutnya, memastikan distribusinya bisa berjalan lancar dan tepat sasaran,” jelasMulyani. BPBD Kota Tangerang telah mengeluarkan imbauan terkait potensi banjir rendah di sejumlah wilayah seiring peningkatan curah hujan yang ditetapkan BMKG pada bulan November.

Sebaran wilayah dengan potensi banjir kategori rendah mencakup Kecamatan Batuceper, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Larangan, Pinang, dan Tangerang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.