Ilmuwan Sepakat Menghentikan Penelitian Paling Berisiko di Abad Ini
Senin, 17 Nov 2025, 07:25 WIBPara ilmuwan di berbagai bidang mikrobiologi, imunologi, ekologi, biologi sintetis, dan lainnya sepakat: Menciptakan kehidupan cermin (mirror life) merupakan risiko yang terlalu besar bagi kehidupan di Bumi, dan para peneliti sebaiknya tidak melakukannya.
âBagaimana Anda benar-benar menghentikan sesuatu?â tanya Henry Greely, seorang ahli bioetika di Sekolah Hukum Stanford. âJawabannya adalah tidak ada jaminan bahwa hal itu akan terjadi,â katanya dikutip dari The Scientist
Namun, saat ini, ada beberapa hambatan praktis yang secara inheren bermanfaat yang menghalangi kehidupan cermin. Salah satunya adalah bahwa menciptakan sel cermin merupakan upaya yang terlalu mahal untuk dicapai. Penciptaannya juga kemungkinan besar tidak akan menghasilkan industri yang sangat menguntungkan.
âJika Anda memiliki sesuatu yang mahal yang tampaknya tidak memiliki keuntungan komersial yang besar, saya pikir Anda lebih mungkin dapat memperlambat atau menghentikan penelitiannya,â tambah Greely.
Menueur Geely, kemungkinan cara paling efektif untuk menghentikan penciptaan kehidupan cermin, adalah dengan mengembangkan konsensus ilmiah di antara para ahli lintas disiplin untuk tidak melanjutkan jalur penelitian ini.
Penentangan terhadap kehidupan cermin dipaparkan di jurnal Science pada Desember 2024. Laporan ini ditulis oleh sekelompok ilmuwan multidisiplin, termasuk semua peneliti yang awalnya didanai untuk mengembangkan kehidupan cermin, merupakan langkah pertama ke arah Âtersebut.
Sejak publikasi makalah tersebut, sejumlah ilmuwan lainnya telah menyuarakan penolakan terhadap penciptaan kehidupan cermin, termasuk dalam pertemuan bulan Juni di Institut Pasteur dan sesi di ASM Microbe 2025.
Contoh masa lalu di mana pembentukan konsensus ilmiah memiliki dampak yang mendalam pada penelitian ilmiah adalah Konferensi Asilomar tentang DNA Rekombinan pada tahun 1975. Di konferensi tersebut, para ahli biologi molekuler bertemu untuk membahas potensi bahaya DNA rekombinan dan menetapkan seperangkat pedoman tentang cara melakukan penelitian menggunakannya. hay
Redaktur: Haryo Brono
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.