Kementerian Ekraf dan BPS Berkolaborasi Berdayakan Animator Lokal dalam Pembuatan Pengumuman Layanan Publik
Minggu, 16 Nov 2025, 23:32 WIBJAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS) berkolaborasi untuk memberdayakan animator lokal.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pelibatan animator lokal dalam pembuatan pengumuman layanan publik (Public Service Announcement/PSA) mengenai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, telah menyerahkan video animasi publikasi Sensus Ekonomi 2026 kepada Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam rangkaian Rapat Koordinasi Teknis dan Evaluasi Kegiatan 2025 serta Finalisasi Persiapan Survei Ekonomi 2026 di Jakarta pada Sabtu (15/11).
Sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Minggu (16/11), Menteri Ekonomi Kreatif menyampaikan bahwa kedua lembaga bekerja sama untuk memberdayakan animator lokal dengan melibatkan mereka dalam pembuatan materi komunikasi publik pemerintah.
Dalam kerangka kerja sama tersebut, BPS melibatkan RUS Animation dalam pembuatan materi sosialisasi sensus ekonomi yang mudah dipahami oleh masyarakat.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada BPS atas kolaborasi yang selama ini terjalin dan kepada RUS Animation atas kerja sama pembuatan PSA Sensus Ekonomi 2026. Ini merupakan langkah konkret implementasi MoU antara Kemenekraf dan BPS dalam memperkuat komunikasi publik melalui pendekatan kreatif," kata Teuku Riefky.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi dukungan Kementerian Ekonomi Kreatif dalam memfasilitasi para kreator animasi muda untuk bekerja sama dengan BPS.
"Video berdurasi singkat ini memberi makna besar bagi kami. Ini merupakan bentuk konkret sinergi antarlembaga dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026," kata dia mengenai video animasi untuk publikasi sensus ekonomi 2026.
"Karya animator muda SMK Raden Umar Said Kudus membuktikan bahwa kreativitas kita luar biasa. Video ini kami maknai sebagai 'A Token of Friendship' yang akan terus kami rawat," kata dia.
Ia menjelaskan pula bahwa Sensus Ekonomi 2026 juga akan mencakup pendataan indikator-indikator kemajuan dan pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. ils/Ant/I-1
- Kemenekraf
- BPS
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Polisi Masih Selidik Penyebab Kebakaran 120 Kios dan 500 Lapak Pasar Belik Pemalang
-
CapCut Gelar AI Content Fest 2026, 10 Karya Kreator Indonesia Tayang di Layar Lebar
-
Nasib Bek Timnas Indonesia Jay Idzes di Coppa Italia: Jadi Cadangan Saat Sassuolo Menang Telak 3-0
-
Bagi-bagi 3.000 Bendera Merah Putih Menyambut HUT RI ke-81
-
KKP Tetapkan Kawasan Konservasi Teon, Nila & Serua Seluas 683 Ribu Ha
-
Optimalisasi Aset Jadi Strategi Pertambangan Menghadapi Tekanan Biaya
-
BPS Catat Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.