Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jateng Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Cilacap

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 16:36 WIB | Oleh:
Gubernur Jateng Instruksikan Percepatan Penanganan Longsor Cilacap Doc: ANTARA/HO-Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau lokasi bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu (16/11).

Cilacap -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi menginstruksikan percepatan penanganan bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap melalui pengerahan penuh alat berat serta optimalisasi seluruh personel pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR).  

Selain meninjau langsung operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Minggu, Gubernur Luthfi juga menggelar rapat terbatas terkait dengan percepatan penanganan bencana tanah longsor.

Rapat diikuti oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Bergas Catursasi Penanggungan, Deputi Bidang Penanganan Darurat Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Budi Irawan, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta tim SAR gabungan dari TNI/Polri dan sukarelawan.

“Hari ini kita lakukan rapat evaluasi ketiga, hampir 920 relawan bergabung melakukan pencarian, khususnya terhadap korban yang masih tertimbun,” kata Luthfi 

Ia mengatakan percepatan penanganan dilakukan melalui pembagian empat klaster, yakni klaster SAR yang dikomandoi Basarnas, klaster sarana prasarana dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUBMCK) Jateng serta Kementerian Pekerjaan Umum.

Selanjutnya klaster logistik dan pengungsian yang diampu oleh Kementerian Sosial dan Dinas Sosial Provinsi Jateng maupun Kabupaten Cilacap, serta klaster kesehatan oleh Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan Provinsi Jateng maupun Kabupaten Cilacap.

“Ini agar layanan dasar masyarakat dan korban terpenuhi,” kata Gubernur.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan operasi SAR pada hari keempat tetap berlanjut dan perkembangan temuan korban menunggu data yang dirilis Basarnas.

Selain pencarian, kata dia, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan bagi keluarga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Menurut dia, dua lokasi pengungsian disiapkan di madrasah tsanawiyah (MTs) dan Balai Desa Cibeunying.

“Semalam mencapai 100 orang di MTs dan 60 orang di Balai Desa. Saat cuaca tidak baik, masyarakat diarahkan bergeser ke tempat aman,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Luthfi juga berdialog dengan penyintas dan menyerahkan bantuan, antara lain dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Jateng Rp400 juta untuk penanganan 12 rumah roboh/musnah dan 16 rumah rusak berat, donasi Korpri Jateng sebesar Rp34 juta untuk 17 keluarga, tiga ton beras dari BKK Korwil Banyumas, dua ton beras dari Dinas Ketahanan Pangan Jateng, 180 paket sembako dari Biro Umum Sekretariat Daerah Jateng, serta santunan dari Baznas Jateng.

Bencana tanah longsor terjadi pada Kamis (13/11), sekitar pukul 19.00 WIB, serta menimbun sejumlah rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap.

Berdasarkan pendataan sementara usai kejadian, total korban mencapai 46 orang, terdiri atas 23 selamat, dua meninggal dunia, dan 21 orang dilaporkan hilang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.