Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Curah Hujan Tinggi, BPBD Kota Tangerang Peringatkan Mayoritas Kecamatan Berpotensi Banjir Rendah

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 09:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Curah Hujan Tinggi, BPBD Kota Tangerang Peringatkan Mayoritas Kecamatan Berpotensi Banjir Rendah Doc: ANTARA
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar sedang menunjukan layar monitor di City Emergency Response System (CERS) atau sistem tanggap darurat kota terkait kondisi wilayah atas meningkatnya intensitas hujan selama bulan November.

TANGERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Provinsi Banten menyebutkan sebagian besar wilayah kecamatan berada pada kategori potensi banjir rendah seiring peningkatan curah hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar, di Tangerang, Minggu mengatakan BMKG telah menyampaikan info terkait adanya peningkatan curah hujan memasuki pertengahan bulan November.

"Kami telah keluarkan imbauan dan kesiapsiagaan kepada setiap wilayah untuk mengantisipasi berbagai kondisi terutama potensi banjir," kata Mahdiar.

Sebaran wilayah dengan potensi banjir kategori rendah mencakup Kecamatan Batuceper, Cibodas, Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Larangan, Pinang, dan Tangerang.

Kondisi ini dapat berkembang menjadi genangan jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, terutama di kawasan dengan kapasitas drainase terbatas.

Sementara itu, cuaca ekstrem diprediksi terjadi pada Dasarian II dan III November dengan puncak potensi pada tanggal 20 hingga 24 November 2025.

Dua wilayah yang diperkirakan mengalami dampak lebih signifikan adalah Kecamatan Ciledug dan Larangan, di mana hujan lebat, angin kencang, dan potensi petir diprediksi lebih sering terjadi.

Pemerintah Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dari sampah, terutama saluran air dan drainase.

Langkah kesiapsiagaan dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan cuaca dan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal resmi.

"Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat, serta segera melapor ke petugas apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar" katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
Olahraga
Tiket MotoGP Mandalika 2026...
Luar Negeri
Navi Pillay Raih Hadiah Nob...
Advertisement
Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

Kementrans Dorong Konsep Transmigrasi Baru

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.