Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencarian Korban Longsor Majenang Berlangsung Tanpa Henti Sejak Kamis Malam

📅 Jumat, 14 Nov 2025, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencarian Korban Longsor Majenang Berlangsung Tanpa Henti Sejak Kamis Malam Doc: Antara Foto
Ket. Tim petugas gabungan mengevakuasi jenazah korban tanah longsor di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025).

Tim petugas gabungan melakukan pencarian terhadap korban tanah longsor di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, berlangsung nyaris tanpa waktu jeda sejak peristiwa terjadi pada Kamis (13/11) malam.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyisiran lokasi kejadian, mencari dan mengevakuasi korban beberapa saat setelah menerima informasi longsor kemarin malam sekitar pukul 20.00 WIB.

BNPB mengkonfirmasi data sementara total ada 49 orang warga korban terdampak bencana itu. Di antaranya, dua orang dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia, tiga orang luka-luka, 23 orang dalam kondisi selamat dan sementara 21 orang dinyatakan hilang dalam pencarian.

Menurut dia, setidaknya sampai dengan pukul 03.00 WIB dini hari tadi ada 21 orang masih dalam pencarian. Lalu pagi ini satu unit alat berat bantuan dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan pertolongan (SAR).

"Pencarian tetap dilakukan secara maksimal karena masih dalam masa golden time," kata dia.

Curah hujan yang deras dan berdurasi panjang membuat struktur tanah wilayah perbukitan di Majenang itu menjadi labil, hingga menimbun permukiman warga di sekitarnya.

Menurut laporan petugas di lapangan, kata dia, longsoran tanah ratusan meter itu seketika merusak 12 rumah warga wilayah Dusun Cibaduyut, Cibeunying dan Tarukahan.

BNPB mengimbau seluruh tim SAR dan masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan seiring hujan dengan intensitas ringan - sedang masih berpotensi terjadi merata di Kecamatan Majenang hingga Minggu (16/11).

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan meminta masyarakat untuk menghindari area yang berpotensi longsor. Keselamatan menjadi prioritas utama,” kata Abdul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Aparat Perketat Gerakan Pel...
Luar Negeri
Menlu RI Ungkap Reformasi P...

Jangan Pernah Tinggalkan Anak Sendirian

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Jangan Pernah Tinggalkan An...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.