Wamen Komdigi Nezar Patria Dorong Akselerasi Ekonomi Kreatif & Digital Bali Lewat Pemanfaatan AI
Kamis, 13 Nov 2025, 19:17 WIBWakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mendorong akselerasi pengembangan ekonomi kreatif dan digital di Bali melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Pesan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk âPengembangan Ekonomi Kreatif dan Digital Baliâ yang digelar di Aula Lantai IV Primakara University, Renon, Denpasar, Jumat (31/10/2025).
FGD mempertemukan unsur akademisi, pelaku bisnis, lembaga keuangan, pemerintah daerah, komunitas kreatif, dan mediaâmenjadikannya forum lintas sektor yang mendorong kolaborasi hexa helix untuk pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Dalam paparannya, Nezar Patria menegaskan besarnya peluang sektor ekonomi kreatif dan digital bagi perekonomian nasional. âKecerdasan buatan membuka peluang baru untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kreativitas dalam sektor ekonomi kreatif. Tantangannya adalah memastikan teknologi ini diadopsi secara inklusif dan beretika,â ujarnya. Ia menyebut kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional telah mencapai sekitar Rp 1.500 triliun, sementara potensi ekonomi digital nasional diperkirakan menembus USD 130 miliar pada 2025.
Nezar juga menekankan tiga prasyarat utama akselerasi digital: peningkatan literasi, pemerataan infrastruktur, dan pengembangan talenta di seluruh daerah. âKementerian Komdigi terus memperluas akses jaringan fiber optic, 5G, dan pusat data nasional untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia,â tambahnya.
Rektor Primakara University, Dr. I Made Artana, S.Kom., M.M., menilai Bali memiliki keunikan daya saing pada ekonomi kreatif berbasis budaya yang kian relevan di era digital. âKami berharap forum ini menjadi langkah awal penyusunan rencana aksi dan penguatan kelembagaan ekonomi kreatif digital Bali yang berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri akan menjadi kunci,â tegas Artana.
FGD turut menyoroti enam sektor unggulan Ekonomi Kerthi Bali, yakni:
1) Pertanian organik,
2) Kelautan dan perikanan,
3) Industri manufaktur berbasis budaya,
4) UMKM dan koperasi,
5) Ekonomi kreatif digital, dan
6) Pariwisata berbasis budaya dan kualitas.
Diskusi mengerucut pada kebutuhan peta jalan (roadmap) adopsi AI untuk pelaku usaha kreatif dan UMKM, model inkubasi talenta digital, skema pembiayaan inovasi bersama lembaga keuangan, serta standar etika pemanfaatan AI yang kontekstual dengan nilai budaya Bali.
Kegiatan ditutup dengan sesi doorstop bersama Wamen Komdigi serta rencana pembentukan Sekretariat Bersama (Sekber) Digital Bali sebagai wadah kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Sekber ini diharapkan menjadi kanal koordinasi program lintas sektorâdari pelatihan literasi dan talenta digital, penguatan infrastruktur, hingga percepatan komersialisasi produk kreatif berbasis teknologi.
- Wamen Komdigi Nezar Patria
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.