PLN Tingkatkan Produktivitas Petani Bunga di Tomohon
Rabu, 12 Nov 2025, 08:30 WIBMANADO â PT PLN (Persero) terus memperluas penerapan program Electrifying Agriculture (EA) sebagai komitmen dalam mendukung kemajuan sektor pertanian termasuk petani bunga.
Melalui pemanfaatan energi listrik, petani bunga krisan atau chrysanthemum di Desa Kakaskasen II, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, telah merasakan manfaatnya, proses budidaya menjadi lebih efisien dan produktif, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan petani pun ikut tumbuh.
Ketua Kelompok Tani Krekleli James Mogi di Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (12/11), mengatakan penggunaan listrik membawa perubahan besar bagi usahanya. Dirinya merasakan proses budi daya kini lebih mudah dan hasil panen meningkat signifikan.
âDulu, bunga yang kami tanam hanya bisa dipanen sekitar 60 persen. Setelah ada binaan dan dukungan dari PLN, kami bisa memproduksi lebih baik, sampai 90 persen. Karena pengaruh lampu terhadap bunga ini sangat menentukan produksi,â ujar James.
Penggunaan listrik tidak hanya untuk penerangan di area green house, tetapi juga untuk sistem penyiraman berbasis pompa air listrik dan pengoperasian peralatan pertanian lain yang mendukung proses budi daya, katanya, menjelaskan.Â
âSekarang kami pakai listrik daya 5.500 VA (voltampere), cukup untuk penerangan dan pompa air. Biaya listriknya sekitar Rp600 ribu per bulan, tapi hasil panen bisa mencapai Rp15 juta. Dulu sebelum ada bantuan PLN, penghasilan kami hanya sekitar Rp5 juta,â katanya.
Kelompok Tani Krekleli yang beranggotakan 10 petani itu, lanjutnya, juga telah merasakan manfaat ekonomi yang lebih luas. Selain memenuhi permintaan lokal dari Kota Tomohon yang dikenal sebagai "Kota Bunga", kelompok tersebut bahkan sempat menembus pasar ekspor ke Singapura.
âWaktu itu kami sempat ekspor sedikit ke Singapura. Bunga dari Tomohon diterima karena kualitasnya sangat baik,â kata James.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan program EA merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendorong transisi energi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
âPLN tidak hanya menghadirkan listrik sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai penggerak produktivitas ekonomi rakyat. Melalui EA, kami membantu petani mengadopsi teknologi modern berbasis listrik yang efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian,â ujar Darmawan.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Grebeg Suro 2026 Berlangsung Meriah, Jadi Etalase Budaya dan Industri Kreatif Ponorogo
-
AFPI dan PWI Jajaki Kolaborasi Program Edukasi Finansial
-
Kedatangan Jemaah Haji
-
Pemerintah Perlu Percepat Ekosistem Baterai Nasional
-
Sekolah Rakyat di Jember, Hadirkan Lapangan Sepak Bola Berstandar Internasional
-
Kemdiktisaintek Dorong Pengembangan SMA Unggul Garuda Transformasi
-
Bangka Tengah Tanam Padi Gogo di Setiap Kecamatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.