Presiden Marcos Jr Terapkan Status Darurat Usai Topan Super Fung-wong Hantam Filipina

Selasa, 11 Nov 2025, 15:33 WIB

MOSKOW - Sedikitnya delapan orang tewas setelah Topan Super Fung-wong menerjang wilayah timur laut Filipina pada akhir pekan, bertambah dari laporan sebelumnya sebanyak dua korban jiwa, demikian menurut Euronews, Senin (10/11).

Topan Super Fung-wong menyebabkan banjir parah dan tanah longsor sehingga membuat aliran listrik di seluruh provinsi terdampak padam. Sementara itu, lebih dari 1,4 juta orang terpaksa mengungsi, katanya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Topan Fung-wong diperkirakan akan bergerak menuju Tiongkok. Sehubungan dengan itu, otoritas Tiongkok kemudian meminta warga untuk bersiap kemungkinan evakuasi dan menyiapkan perlengkapan darurat.

Sementara itu, otoritas Hualien timur di Taiwan telah menutup sekolah serta kantor pemerintahan. Warga di sejumlah wilayah itu juga diminta untuk mengungsi sementara sebagai langkah antisipasi.

Topan Super Fung-wong merupakan badai kuat kedua yang melanda Filipina dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Topan Kalmaegi juga menerjang Filipina tengah pekan lalu sehingga menewaskan sedikitnya 224 orang, dengan 109 lainnya masih hilang.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan status darurat nasional menyusul kerusakan yang meluas akibat bencana tersebut. Ant/Sputnik-OANA

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.