Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Bangun Paradigma Kejujuran untuk Majukan Pariwisata Jawa Barat

📅 Senin, 10 Nov 2025, 18:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Ajak Warga Bangun Paradigma Kejujuran untuk Majukan Pariwisata Jawa Barat Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di sela West Java Festival (WJF) di Kiara Artha Park, Bandung, Minggu (10/11/2025).

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi menyebutkan paradigma kejujuran perlu dibangun warga masyarakat sebagai ikhtiar untuk menggenjot daya tarik pariwisata di provinsi itu.

Kejujuran, kata Dedi Mulyadi, bisa dilakukan lewat hal sederhana, terutama dalam sisi pelayanan. Ia mengatakan pelaku wisata haruslah jujur, jangan pelancong yang datang ke Jabar "dikerjai".

"Jujur dong. Gitu. Jujurnya bagaimana? Sampaikan barang dagangan sesuai dengan kualitasnya. Jangan dibeli, kemudian dilebih-lebihkan, jangan dibohong-bohongin. Kenapa? Karena imbasnya ke soal kepercayaan," kata Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Bandung, Senin.

Dedi Mulyadi juga menyoroti pungutan liar (pungli) di Jawa Barat yang harus diberantas dan digantikan oleh prinsip paradigma kejujuran itu, ditambah respon yang berorientasi pada pelayanan, sehingga menumbuhkan daya tarik sektor pariwisata di provinsi itu.

"Waktu awal orang datang kan percaya, misalnya, di daerah Jalan Cagak, nawarin nanas madu tapi ternyata asem, kan langsung ngomong (ngedumel) dirinya tak akan datang lagi. Lebih baik, begitu datang jelasin nanas ini asem, mangga ini mangkel, tapi yang ini sudah mateng, sehingga akan lahir kepercayaan," ujar Dedi Mulyadi.

Paradigma tersebut juga, kata dia, perlu dimiliki pula oleh kedai-kedai pinggir jalan. Menurut dia, pemilik warung pinggir jalan jangan selalu berorientasi transaksional, namun harus lebih mengedepankan sisi pelayanan dan interaksi yang lebih cair.

"Orang hujan berhenti, berteduh di warung pinggir jalan. Mau beli atau tidak, yang punya warungnya ramah, dipersilahkan duduk dan bilang tak usah bayar. Jangan sampai orang duduk di warung, tidak beli mie rebus, sama kopi, diminta pergi," kata Dedi Mulyadi.

Paradigma dan alur inilah, kata Dedi, yang harus dibangun dan dilakukan masyarakat Jawa Barat, sehingga berdampak pada perekonomian.

"Saya ingin ngajak ke orang-orang Jawa Barat, bangun siklus itu. Nanti ekonomi tumbuh," ucap Dedi Mulyadi.

Ia mengatakan pembangunan paradigma ini telah didorong dengan sosialisasi dalam ajang West Java Festival (WJF) pada 8-9 November 2025 yang kini masuk kalender agenda kegiatan nasional oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.