Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

120 Kuda Berlaga di Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 di Bantul

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 18:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
120 Kuda Berlaga di Kejuaraan Pacuan Kuda Piala Raja Hamengku Buwono X 2025 di Bantul Doc: Antara Foto
Ket. Salah satu race dalam kejuaraan pacuan kuda Piala Raja Hamengku Buwono (HB) X 2025 di Lapangan Pacuan Kuda Stadion Sultan Agung Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Minggu (9/11/2025)

Sebanyak 120 kuda mengikuti kejuaraan pacuan kuda bertajuk Indonesia's Horse Racing (IHR) Piala Raja Hamengku Buwono (HB) X 2025 yang digelar PP Pordasi bersama SARGA.CO, di Lapangan Pacuan Kuda kompleks Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.

"Sebanyak 120 kuda bertarung dalam 18 race atau kelas untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp1 miliar dalam kejuaraan ini," kata CEO & Co-Founder SARGA.CO Aseanto Oudang dalam konferensi pers di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu.

Kuda-kuda unggulan seperti Kuda Naga Sembilan dari DKI Jakarta, pemenang Piala Raja HB X 2024 dan Star of Stars Kejurnas II 2025, dan Princess Gavi dari Jawa Barat, peraih podium dua Indonesia Derby 2025 dan pemenang Super Sprint Kejurnas II 2025 bertemu di Kelas Terbuka 2.000 meter yang menyediakan hadiah Rp200 juta dan Piala Raja HB X 2025.

Sementara kuda-kuda juara seperti War Kudeta dari Jawa Barat, serta Dominator dan Dewa United dari Jakarta bertarung di Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter yang menyediakan total hadiah sebesar Rp100 juta.Kemudian kuda juara lainnya seperti Tokugawa Eclipse dari Jawa Tengah, Monochrome dan Suntora Nagari dari Sulawesi Utara, serta Cassius Warrior dari Jawa Timur akan bertanding di Kelas 3 Tahun Derby Div. I berhadiah total Rp110 juta.

"IHR Piala Raja HB X 2025 tidak saja menyajikan kompetisi menarik antar kuda-kuda juara, tetapi juga perpaduan tradisi historis dan budaya modern yang mencerminkan pacuan kuda sebagai salah satu sportainment paling bergengsi di seluruh dunia," katanya.

Piala Raja HB X 2025 sendiri merupakan penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali dilangsungkan pada tahun 2009. Tradisi ini akan disimbolkan melalui arak-arakan bergada (prajurit) pembawa trophy raja pada upacara pembukaan IHR Piala Raja HB X 2025.

"Pertunjukan budaya ini mencerminkan komitmen dalam mempromosikan olahraga pacuan kuda melalui penyelenggaraan event yang profesional dan prestise, yang tetap menjunjung nilai sejarah dan kearifan lokal," kata Aseanto Oudang.

Sementara itu, VP Marketing & Operations SARGA.CO Kevin Jonathan mengatakan, melalui kolaborasi ini, pihaknya berharap minat dan antusiasme terhadap dunia pacuan kuda di Indonesia dapat meningkat, khususnya di kalangan generasi muda.

"Bukan saja soal antusiasme dari para pemain game Uma Musume (sebuah game yang memadukan balapan kuda dengan karakter anime), namun juga meluas kepada kalangan muda lainnya," katanya.

Untuk itu, kata dia, juga diselenggarakan Sarga Festival sebagai bagian dari rangkaian IHR Piala Raja X 2025 di lokasi yang sama pada 8 November, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi dalam mempromosikan pacuan kuda di Indonesia, khususnya kepada generasi muda.

"Penyelenggaraan Sarga Festival satu hari sebelum gelaran IHR, diharapkan dapat meningkatkan awareness peminat musik, yang umumnya adalah kalangan muda, terhadap event pacuan kuda di hari berikutnya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.