Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Serang Tegaskan Bangunan Tanpa PBG dan Retribusi Akan Dibongkar

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 14:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Serang Tegaskan Bangunan Tanpa PBG dan Retribusi Akan Dibongkar Doc: Antara
Ket. Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, di Serang, Jumat (7/11).

Serang - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang, Provinsi Banten, menegaskan akan menerapkan sanksi tegas berupa pembongkaran bagi pemilik gedung yang tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau menolak membayar retribusi.

Kepala Dinas PUPR Kota Serang Iwan Sunardi, di Serang, Jumat (11/7), mengungkapkan sanksi tersebut akan diterapkan secara bertahap, dengan konsekuensi terberat adalah pembongkaran.

"Ada tahapan tentunya, surat pemberitahuan, kemudian menarik izin, sampai dengan pembongkaran,” ujarnya.

Penegasan ini disampaikan di tengah upaya Dinas PUPR Kota Serang yang gencar melakukan optimalisasi penerbitan PBG atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang akhir tahun anggaran.

Untuk memaksimalkan pendataan bangunan tak berizin, Dinas PUPR kini mengambil langkah inovasi dengan melibatkan camat dan lurah.

“Kita sudah mengambil langkah inovasi mengundang camat yang punya wilayah untuk melakukan pendataan ke wilayahnya masing-masing terhadap bangunan yang sudah berdiri maupun yang dalam tahap pembangunan," ucapnya.

Data tersebut, lanjut Iwan, akan ditindaklanjuti oleh tim gabungan Dinas PUPR dan perizinan yang akan turun langsung ke lapangan untuk verifikasi.

Iwan mengakui timnya masih memverifikasi laporan dari kecamatan, terutama karena masyarakat masih perlu membedakan antara PBG dan IMB.

"Pemahaman masyarakat PBG ini hal yang baru, padahal PBG ini pergantian nama dari IMB, makanya kita verifikasi itu," katanya.

Adapun target PAD dari PBG tahun ini dipatok sebesar Rp7,85 miliar. Iwan menyebut hingga laporan terakhir capaiannya telah menyentuh 46 persen.

"Kemarin itu sudah mencapai 46 persen. Sampai dengan hari ini kita belum rekap, karena ada perkembangan baru yang nanti direkap di bulan ini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.