Garuda Muda Tak Boleh Kalah

Jumat, 07 Nov 2025, 07:50 WIB

JAKARTA - Tim Indonesia menatap laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025 dengan situasi yang jauh dari ideal. Meski begitu, Garuda Muda harus mampu menahan Brasil, jangan sampai kalah, kalau mau mengamankan asa untuk melaju di Piala Dunia U-17.

Setelah menelan kekalahan 1-3 dari Zambia di partai pembuka, Garuda Muda kini harus berhadapan dengan favorit kuat juara, Brasil, di Lapangan 7 Aspire Zone, Qatar, Jumat (7/11) pukul 22.45 WIB.

Ket. Foto: Pelatih Timnas Indonesia U-17 Nova Arianto (kiri) memberikan arahan kepada anak asuhnya saat latihan resmi jelang laga Grup H Piala Dunia U-17 di Lapangan latihan Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Senin (3/11). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang pertandingan melawan Timnas Zambia U-17 pada Selasa (4/11) di Aspire Zone, Qatar. — Sumber: ANTARA/Bayu Pratama

Pertandingan ini akan sangat menentukan arah perjalanan tim besutan Nova Arianto di turnamen tersebut. Brasil datang dengan modal luar biasa. Dalam laga pertama, Selecao muda mengalahkan Honduras tujuh gol tanpa balas. Ini menunjukkan kualitas lini serang yang agresif dan efektif.

Kemenangan berikutnya akan langsung memastikan langkah mereka ke babak 32 besar. Sebaliknya, kekalahan kedua bagi Indonesia akan membuat peluang lolos, bahkan melalui jalur peringkat ketiga terbaik, menjadi kian menipis. Nova Arianto diperkirakan menyiapkan pendekatan realistis: pertahanan disiplin dan serangan balik cepat.

Struktur rapat di lini belakang, serta keberanian para gelandang untuk merebut bola dan memulai transisi, akan menjadi kunci. Tekanan Brasil hampir pasti hadir sejak menit awal, namun Garuda Muda diharapkan tampil tanpa rasa gentar. “Kami akan lebih fokus dan bekerja lebih keras menghadapi Brasil,” ujar gelandang Evandra Florasta.

Nova menegaskan hal serupa. Ia menilai perkembangan permainan tim saat melawan Zambia menunjukkan potensi yang bisa diperbaiki. “Perbedaan determinasi dan keberanian antar babak terlihat jelas. Itu yang ingin saya lihat konsisten saat menghadapi Brasil,” kata Nova.

Brasil, yang dilatih Carlos Eduardo Patetuci, memiliki skuad bertalenta merata. Nama-nama seperti Ruan Pablo, Dell, dan Kayke menjadi motor serangan. Bahkan dengan peluang rotasi, kualitas Selecao tetap terjaga. Di sisi lain, Nova tetap mengandalkan pemain inti seperti I Putu Panji, Mathew Baker, Zahaby Gholy, dan Mierza Firjatullah sebagai pilar dalam skema 3-4-3.

Pertemuan ini akan menjadi yang pertama bagi kedua negara di level U-17. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Brasil U-17 (4-3-3)

Joao Pedro

Angelo, Vitor Hugo, Luis Eduardo, Arthur Ryan

Ze Lucas, Tiago, Felipe Morais

Ruan Pablo, Dell, Kayke

Indonesia U-17 (3-4-3)

Dafa Al-Gasemi

Lucas Lee, I Putu Panji, Mathew Baker

Eizar Tanjung, Nazriel Alvaro, Evandra Florasta, Fabio Azkairawan

Fadly Alberto, M. Zahaby Gholy, Mierza Firjatullah.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.