Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bogor Ajak Pelaku Usaha Wisata Ikut Hijaukan Puncak

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 07:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Bogor Ajak Pelaku Usaha Wisata Ikut Hijaukan Puncak Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam pembahasan Program KDMP di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengajak seluruh pelaku usaha wisata di kawasan Puncak berpartisipasi dalam penghijauan dan pelestarian lingkungan sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat daya tarik wisata daerah.

Menurut Rudy, pelestarian lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Upaya penghijauan di kawasan wisata akan berdampak positif terhadap kualitas lingkungan sekaligus perekonomian lokal.

“Kita berharap dunia investasi tumbuh, pengangguran berkurang, dan ekonomi masyarakat kembali pulih. Program ini harus beriringan dengan semangat Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), serta seluruh pelaku usaha di wilayah Bogor Selatan,” ujar Rudy di Cisarua, Kamis (06/11).

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai yang mengalir di kawasan wisata sebagai aset ekonomi dan lingkungan. Sungai yang bersih dan terawat, katanya, dapat menjadi daya tarik wisata baru.

“Sungai bukan hanya tempat mengalirnya air, tapi juga daya tarik wisata. Di wilayah seperti Cisarua atau Puncak, sungai yang terawat bisa menjadi potensi ekonomi. Namun pertanyaannya, sudahkah kita menjaga kelestariannya?” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Bogor akan melaksanakan penanaman pohon serentak pada 13 November 2025 yang dipusatkan di Enchanting Valley, Cisarua, dan diikuti berbagai pihak melalui sambungan zoom meeting.

Kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha, pemerintah desa, dan masyarakat di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) dari perbatasan Cianjur hingga Bekasi. Dokumentasi dilakukan dengan foto udara sebelum, saat, dan sesudah penanaman untuk memastikan keberlanjutan program.

Rudy berharap kegiatan ini menjadi momentum kolaboratif untuk menumbuhkan kesadaran menjaga alam. Ia mengajak pengelola hotel, restoran, dan tempat wisata di Puncak menjadikan penghijauan bagian dari tanggung jawab sosial mereka.

“Kita ingin pelaku wisata ikut berkontribusi nyata. Menanam pohon di area usaha mereka adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan dan pariwisata Bogor,” tuturnya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat akan menjadikan kawasan Puncak sebagai contoh pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan.

“Bogor punya potensi besar untuk tumbuh tanpa mengorbankan alam. Mari kita buktikan bahwa ekonomi hijau bisa kita wujudkan bersama,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.