Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Lotte Chemical di Cilegon

Kamis, 06 Nov 2025, 11:43 WIB

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan kompleks petrokimia hilir milik PT Lotte Chemical Indonesia dengan nilai investasi 3,9 miliar dollar AS atau setara Rp62 triliun di Cilegon, Banten, Kamis (6/11).

Proyek bernama New Ethylene Project (LINE Project) ini menjadi salah satu investasi petrokimia terbesar di Indonesia. Proyek ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan CEO Lotte Chemical Corporation Young Jun Lee di sela-sela KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, Rabu (30/10) lalu.

Ket. Foto: Kompleks petrokimia hilir milik PT Lotte Chemical Indonesia dengan nilai investasi 3,9 miliar dollar AS atau setara Rp62 triliun di Cilegon, Banten — Sumber: Youtube/Sekretariat Presiden

Airlangga mengatakan, pabrik ini menjadi simbol kuatnya kemitraan ekonomi Indonesia–Korea, sekaligus tonggak penting dalam memperkuat kemandirian industri petrokimia nasional.

“Kami mengapresiasi komitmen Lotte Chemical yang mampu menyelesaikan proyek strategis ini tepat waktu dan dengan standar keselamatan tinggi," kata Airlangga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (31/10).

Pabrik tersebut telah mencapai tahap akhir konstruksi dan dijadwalkan mulai beroperasi secara komersial pada pertengahan kuartal IV-2025.

Pabrik ini akan menghasilkan berbagai produk, termasuk ethylene dengan kapasitas 1 juta ton; polypropylene dengan kapasitas 520.000 ton; benzene dengan kapasitas 260.000 ton, dan produk hilir lainnya. 

Pabrik tersebut sempat mangkrak sejak 2016. Namun proyek kompleks petrokimia itu kembali memulai pekerjaan konstruksinya pada 2022. Saat ini progres pembangunan telah mencapai 97,8% dan diharapkan pada Maret 2025 sudah bisa memulai produksi dan bulan Mei 2025 sudah bisa melakukan ekspor.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani di satu kesempatan mengatakan pembangunan pabrik PT Lotte Chemical Indonesia (PTLCI) di Cilegon, Banten sempat terkendala oleh berbagai perizinan.

"Memang pembangunannya sudah dimulai, groundbreaking-nya pada 2018, tetapi memang (sebelummya itu) ada masalah pertanahan yang alhamdulillah ini sudah beres, sudah settle sehingga pembangunan bisa dilanjutkan lagi dan [pabrik] bisa akan selesai pada awal 2025," kata Rosan.

  • Lotte Chemical Indonesia

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.