Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KP2MI Kawal Pemulangan 33 Pekerja Migran dari Malaysia

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 10:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
KP2MI Kawal Pemulangan 33 Pekerja Migran dari Malaysia Doc: KP2MI
Ket. Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Muh Fachri (ketiga kanan) saat menerima kedatangan pekerja migran Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (5/11/2025).

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengawal 15 dari 33 pekerja migran Indonesia yang dipulangkan dari Malaysia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/11).

Mereka merupakan bagian dari 33 pekerja migran, termasuk kelompok rentan, yang dipulangkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Penang, Malaysia, ke Indonesia melalui tiga bandara di Tanah Air.

"Sebagian besar perempuan, dan ada yang sakit, baik fisik maupun mental yang perlu perawatan lanjutan," kata Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Muh Fachri saat menerima kedatangan mereka di Bandara Soekarno-Hatta, sebagaimana keterangan pers KP2MI, Kamis.

Dia menjelaskan bahwa setelah tiba di Indonesia para pekerja migran itu terlebih dahulu akan dibawa ke shelter untuk menjalani asesmen kondisi fisik dan psikologis.

"Setelah asesmen, bagi yang sakit akan dirujuk ke rumah sakit Polri untuk mendapat perawatan. Setelah itu, semuanya akan difasilitasi pemulangannya ke daerah asal masing-masing," imbuhnya.

Fachri mengatakan bahwa seluruh pekerja migran tersebut rata-rata dipulangkan karena melanggar peraturan imigrasi di Malaysia.

“Sebagian besar berangkat secara tidak prosedural, bekerja tanpa dokumen resmi, lalu ditangkap oleh polisi dan imigrasi Malaysia. Mereka yang sudah dipenjara juga akan masuk daftar blacklist selama lima tahun, artinya tidak bisa kembali ke Malaysia untuk bekerja,” katanya.

Berdasarkan data kepulangan, ada 33 pekerja migran, termasuk kelompok rentan, yang dipulangkan ke Tanah Air.

Mereka dipulangkan melalui tiga bandara, yakni sebanyak 15 orang tiba di Bandara Soetta, Jakarta; 16 orang tiba di Bandara Kualanamu, Medan; dan dua orang tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Para pekerja migran yang dipulangkan termasuk kelompok rentan karena sakit, tidak memiliki biaya, atau telah lama ditahan di depot imigrasi lebih dari enam bulan. Beberapa di antaranya menderita gangguan kesehatan dan ada yang dalam kondisi hamil.

Fachri menegaskan kehadiran KP2MI di bandara bersama Direktorat Kepulangan dan Rehabilitasi merupakan bagian upaya negara untuk melindungi warganya.

"Kami memastikan negara hadir, mendampingi, dan memulihkan kondisi para pekerja migran Indonesia yang bermasalah hingga mereka benar-benar bisa kembali ke keluarga dan membangun hidupnya kembali," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.