Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenag Mengutuk Aksi Pengeroyokan di Masjid Sibolga, Mengotori Kesucian Rumah Ibadah

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenag Mengutuk Aksi Pengeroyokan di Masjid Sibolga, Mengotori Kesucian Rumah Ibadah Doc: ANTARA
Ket. Direktur Urusan Agama Islam Kementerian Agama Aesad Hidayat.

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan rasa duka sekaligus mengutuk tindakan kekerasan yang menewaskan seorang pemuda musafir di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara, yang justru malah mengotori kesucian rumah ibadah.

“Menyatakan secara bersama-sama mengutuk tindakan kekerasan, apalagi ini di tempat ibadah, yang akan mengotori kesucian tempat ibadah,” ujar Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat di Jakarta, Rabu.

Arsad mengatakan tindakan kekerasan apapun tidak dapat dibenarkan, apalagi terjadi di rumah ibadah. Rumah yang semestinya menjadi ruang untuk berserah diri kepada Sang Pencipta.

Ia meminta aparat penegak hukum untuk bertindak sesuai koridor hukum yang berlaku.

“Meminta kepada pihak-pihak, terutama aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku tentunya,” ujar Arsad.

Arsad menegaskan Kementerian Agama sejak beberapa tahun terakhir terus mengampanyekan konsep Masjid Ramah. Konsep ini menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai ruang yang inklusif bagi semua kalangan.

“Pada Lebaran lalu, kami meluncurkan program Masjid Ramah Musafir atau pemudik, dimana lebih dari 1.500 masjid di seluruh Indonesia dibuka untuk para pemudik agar dapat beristirahat selama perjalanan. Ini bagian dari upaya menjadikan masjid sebagai tempat yang ramah bagi siapa pun,” kata Arsad.

Menurutnya, Kementerian Agama mendorong agar masjid-masjid di seluruh Tanah Air dapat menjadi tempat yang ramah terhadap musafir, ramah terhadap lansia, ramah terhadap disabilitas, ramah terhadap anak-anak, dan ramah terhadap perbedaan.

Arsad mengungkapkan program serupa akan digelar pada momentum Natal dan Tahun Baru mendatang, sebagai bagian mewujudkan masjid yang inklusif.

“Insya Allah pada Natal dan Tahun Baru nanti, kami kembali menghadirkan program Rumah Ibadah Ramah terhadap Pemudik. Ini bagian dari implementasi nyata agar tempat ibadah, khususnya masjid, benar-benar menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat,” katanya.

Kemenag, kata Arsad, telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta para pengelola masjid di seluruh provinsi untuk mendukung program tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa semangat ramah dan terbuka ini menjadi bagian dari wajah masjid-masjid di Indonesia,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.