Kelapa Kopyor Varietas Mulyo dari Kabupaten Bantul DIY Resmi Terdaftar di Kementan

Kamis, 06 Nov 2025, 09:42 WIB

JAKARTA — Kementerian Pertanian melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) terus memperkuat pelestarian sumber daya genetik tanaman nasional melalui pendaftaran varietas lokal. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung program hilirisasi perkebunan yang menekankan peningkatan nilai tambah produk pertanian dari hulu hingga hilir.

“Pendaftaran varietas lokal merupakan fondasi utama dalam pelestarian plasma nutfah sekaligus penguatan basis ekonomi daerah,” ujar Kepala Pusat PVTPP Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, dalam acara penyerahan tanda daftar varietas tanaman Kelapa Mulyo kepada Bupati Kabupten Bantul yang diwakili oleh Joko Waulyo, Kepala Dinas Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon (Kecamatan) Imogiri, Kabupaten Bantul, Propivi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) barubaru ini.

Ket. Foto: Kepala Pusat PVTPP Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, menyerahkan tanda daftar varietas tanaman Kelapa Mulyo kepada Bupati Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih, yang diwakili oleh Joko Waluyo, Kepala Dinas Pertanian di Desa Selopamioro, Kapanewon (Kecamatan) Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) baru-baru ini. — Sumber: PVTPP

Pusat PVTPP mencatat sejak tahun 2005 hingga Oktober 2025 telah terdaftar 4.857 varietas tanaman di Indonesia, yang terdiri dari 2.818 varietas lokal dan 2.039 varietas hasil pemuliaan. Dari 38 Propinsi di Indonesia, Propinsi DIY dinilai merupakan salah satu daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam menjaga pelestarian plasma nutfah.

Penilaian itu terbukti, hingga 2025 sudah terdaftar sebanyak 169 varietas tanaman, yang terdiri dari 73 varietas lokal terdaftar dan 96 Varietas hasil pemuliaan. Kabupaten Bantul turut berkontribusi dengan enam varietas lokal yang telah mendapatkan tanda daftar.

Tanaman dimaksud adalah Tembakau Siluk, Padi Hitam Makaryo, Padi Tamansari, Pisang Berlin, Anggur Satriya Tamansari 1. Yang terbaru Kelapa Kopyor Mulyo varietas terbaru yang memperoleh tanda daftar pada September 2025 dengan nomor 202/A.9/09/2025.

“Kami berharap Kabupaten Bantul menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa pendaftaran varietas lokal bukan hanya administrasi, melainkan bentuk nyata pelestarian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Leli Nuryati.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul yang akan mengembangkan 10.000 bibit Kelapa Kopyor varietas Mulyo yang bersertifikat, untuk mendukung pengembangan kelapa kopyor nasional. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi pertanian dan pariwisata di wilayah Jatimulyo dan Semuten, yang dikenal sebagai daerah wisata berbasis alam dan budaya.

Oleh karena itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan

“Kami mengapresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian dalam pendaftaran varietas tanaman. Pertanian menjadi sektor prioritas kedua setelah pariwisata di Bantul, dengan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan Masyarakat,” kata Joko Waluyo dalam pidatonya Joko mewakili Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Leli menambahkan, melalui pendaftaran varietas, Kementerian Pertanian berharap semakin banyak daerah mengoptimalkan potensi genetik lokal untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga kekayaan hayati bangsa.

  • Kabupaten Bantul
  • Kelapa Kopyor
  • Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan)
  • pendaftaran varietas
  • Kementan RI
  • Kelapa Kopyor Mulyo

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.