Pelari Kenya Dominasi Maraton New York             

Selasa, 04 Nov 2025, 01:05 WIB

NEW YORK - Para pelari Kenya kembali menunjukkan dominasi di lintasan maraton dunia. Benson Kipruto dan Hellen Obiri sama-sama merebut kemenangan di ajang Maraton New York, Senin (3/11) WIB. Kipruto menjuarai lomba kategori pria dengan selisih waktu paling tipis sepanjang sejarah ajang ini, sementara Obiri memecahkan rekor lintasan yang telah bertahan lebih dari dua dekade.

Kipruto menuntaskan lomba dengan catatan waktu 2 jam 8 menit 9 detik, unggul hanya 0,16 detik dari kompatriotnya, Alexander Mutiso, dalam duel menegangkan di kilometer terakhir menuju garis finis di Central Park. Mutiso, pemenang Maraton London 2024, sempat memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir, namun Kipruto berhasil mempertahankan keunggulan tipisnya.

Ket. Foto: lari massal — Sumber: ist

“Bagian akhir sangat berat, tapi saya terus memotivasi diri,” jelasnya. Dengan kemenangan ini, Kipruto menambah koleksi gelar maraton besarnya setelah sebelumnya berjaya di Boston, Chicago, dan Tokyo. Di posisi ketiga, pelari Kenya lainnya, Albert Korir, finis dengan waktu 2:08:57. Sedangkan legenda maraton Eliud Kipchoge yang diduga tampil untuk terakhir kalinya di ajang besar, harus puas di urutan ke-17 dengan catatan 2:14:36.

Di kategori putri, Hellen Obiri tampil luar biasa dengan torehan waktu 2:19:51. Dia memecahkan rekor lintasan lama 2:22:31 milik Margaret Okayo yang dibuat pada tahun 2003. Obiri, juara bertahan tahun lalu, menyalip kompatriotnya Sharon Lokedi kurang dari satu mil menjelang finis, dan tak terkejar hingga garis akhir.

Lokedi, juara 2022, finis kedua dengan waktu 2:20:07, disusul Sheila Chepkirui (2:20:24). Ketiganya menorehkan waktu lebih cepat dari rekor lama Okayo. Ini menegaskan superioritas Kenya di kategori putri.

“Luar biasa, ini lomba yang sangat bagus. Persaingan peserta sangat kuat. Saya hanya berusaha melakukan yang terbaik,” ujar Obiri. Dia berusaha sabar karena tahu Sharon ada di belakang. Dia berkata pada diri sendiri, harus bisa menang. Sementara itu, bintang atletik asal  Belanda Sifan Hassan, juara Olimpiade Tokyo, harus puas finis keenam dengan catatan 2:24:43.

  • pelari
  • kenya

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.