E-commerce Tiongkok Shein Larang Penjualan Global Boneka Seks setelah Ancaman Blokir dari Prancis

Selasa, 04 Nov 2025, 12:31 WIB

BEIJING - Perusahaan e-commerce fashion Tiongkok, Shein telah mengumumkan akan melarang penjualan boneka seks di situsnya, setelah otoritas Prancis mengecam perusahaan tersebut karena menampilkan beberapa boneka yang menyerupai anak-anak.

Dari The Guardian, dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (3/11), perusahaan tersebut menyatakan bahwa mereka memberlakukan "larangan total terhadap produk sejenis boneka seks" dan telah menghapus semua daftar dan gambar yang terkait dengannya. Seorang juru bicara mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa larangan tersebut berlaku secara global.

Ket. Foto: Prancis membuka penyelidikan terhadap raksasa E-commerce tersebut karena menjual barang-barang tersebut, beberapa hari sebelum perusahaan tersebut dijadwalkan membuka toko fisik di Paris. — Sumber: Istimewa

“Publikasi ini berasal dari vendor pihak ketiga, tetapi saya bertanggung jawab secara pribadi,” kata kepala eksekutif Shein, Donald Tang.

Hanya beberapa hari sebelum Shein dijadwalkan membuka toko fisik pertamanya di Paris , menteri keuangan Prancis mengancam akan melarang pengecer tersebut dari negara tersebut jika terus menjual boneka anak-anak.

Kejaksaan Paris menyatakan telah membuka penyelidikan terhadap Shein, dan juga peritel daring pesaingnya, atas penjualan boneka seks. Penyelidikan diluncurkan setelah unit anti-penipuan Prancis melaporkan pada hari Sabtu bahwa Shein menjual boneka "seperti anak-anak" yang kemungkinan mengandung unsur pornografi.

Surat kabar harian Prancis Le Parisien menerbitkan foto salah satu boneka yang dijual di platform tersebut; boneka yang digambarkan berukuran sekitar 80 cm (30 inci) tingginya dan menggendong boneka beruang.

Tak lama setelah pernyataan lembaga pengawas penipuan tersebut, Shein mengumumkan penarikan boneka-boneka tersebut dari platformnya dan telah memulai penyelidikan internal. Tak lama kemudian, Shein mengumumkan larangan boneka seks.

Shein mengatakan pihaknya sedang membentuk tim khusus untuk memastikan “integritas” konten di platform penjualan.

Shein dijadwalkan pada hari Rabu untuk membuka toko fisik pertamanya di dunia di dalam department store bergengsi BHV Marais di pusat kota Paris, sebuah langkah yang telah memicu kemarahan di Prancis .

Frederic Merlin, direktur perusahaan pemilik BHV, mengatakan penjualan boneka anak-anak itu "tidak dapat diterima", tetapi pada hari Senin ia membela keputusannya untuk mengizinkan Shein masuk ke department store tersebut.

“Hanya pakaian dan barang yang dirancang langsung oleh Shein untuk BHV yang akan dijual di toko,” ujarnya.

Shein, sebuah perusahaan berbasis di Singapura yang awalnya didirikan di Tiongkok, telah menghadapi kritik atas kondisi kerja di pabriknya dan dampak lingkungan dari model bisnis mode ultra-cepatnya.

Prancis telah mendenda Shein tiga kali pada tahun 2025 dengan total 191 juta euro.

Sanksi tersebut dijatuhkan karena gagal mematuhi undang-undang cookie daring, iklan palsu, informasi menyesatkan, dan tidak menyatakan keberadaan serat mikro plastik dalam produknya.

Komisi Eropa juga sedang menyelidiki Shein atas risiko yang terkait dengan produk yang diduga ilegal, sementara anggota parlemen Uni Eropa telah menyetujui undang-undang yang bertujuan untuk mengekang dampak lingkungan dari mode cepat.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.