Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Magang Nasional Batch II Dibuka! Menaker Yassierli Tegaskan: Jangan Sampai Jadi Ajang Eksploitasi

📅 Senin, 03 Nov 2025, 15:30 WIB | Oleh:

“Antusiasme dari para lulusan sangat besar. Kami berharap kuota Batch II dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan di seluruh daerah,” ujar Yassierli.

Ia menegaskan bahwa setiap kuota yang tersedia harus tepat sasaran dan membawa manfaat maksimal.

Menaker juga meminta perusahaan dan institusi pemerintah memberi pengalaman kerja berkualitas. Ia mengingatkan bahwa pendampingan intensif harus menjadi kewajiban yang tidak boleh diabaikan.

Program ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran terbuka, terutama dari kelompok lulusan baru. Pemagangan juga menjadi jembatan penting bagi peserta untuk masuk ke dunia profesional.

Pemerintah menilai, kompetensi peserta magang nantinya akan menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi persaingan kerja global. Keterampilan teknis dan non-teknis akan diasah sejalan dengan kebutuhan industri.

Monev daring yang wajib diisi peserta setiap hari menjadi instrumen penting untuk evaluasi kinerja dan keberhasilan program. Pemerintah dapat langsung mendeteksi penyimpangan dan melakukan intervensi bila perlu.

Kehadiran kanal pengaduan juga memberikan ruang aman bagi peserta yang mengalami perlakuan tidak layak. Mekanisme ini memastikan perlindungan terhadap hak-hak peserta magang dijalankan penuh.

Yassierli memastikan kolaborasi lintas lembaga akan diperkuat untuk mendukung implementasi program ini. Pemerintah daerah juga dilibatkan untuk memastikan pemagangan berjalan efektif di seluruh wilayah.

Dengan sistem yang diperbaiki dan kuota yang diperluas, program magang nasional menjadi batu loncatan penting menuju karier profesional. Peserta diharapkan aktif memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi diri.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi peserta, tetapi juga mendorong produktivitas industri dan lembaga pemerintah. Pemagangan yang berkualitas dapat mencetak tenaga kerja terlatih siap pakai.

Menaker menegaskan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada komitmen semua pihak. Pemerintah, penyelenggara, dan peserta harus saling bekerja sama menjaga integritas pemagangan.

Dengan berbagai upaya peningkatan tersebut, pemerintah optimistis program Magang Nasional Batch II memberikan dampak lebih besar daripada sebelumnya. Perluasan akses dan perlindungan membuat program ini semakin inklusif dan berkeadilan.

Yassierli kembali mengajak lulusan untuk segera bersiap memanfaatkan kesempatan besar dalam program Magang Nasional Batch II. Ia memastikan pemerintah akan terus hadir mengawal seluruh implementasinya dengan ketat dan transparan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.