Pemkab Pasaman Barat Gelar Pangan Murah, Harga Cabai Disubsidi Rp20 Ribu per Kilogram
Minggu, 02 Nov 2025, 19:35 WIBPemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terus menekan harga cabai di pasaran dengan mengadakan gelaran pangan murah di Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, Minggu.
"Dalam gelaran pangan murah ini kita menyediakan sejumlah komoditi pangan. Khusus cabai kita subsidi sebesar Rp20 ribu per kilogramnya. Sehingga kita menjual cabai hanya Rp50 ribu per kilogram, sedangkan harga di pasaran mencapai Rp70 ribu per kilogram," kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail.
Menurutnya, dengan adanya gelaran pangan murah ini, ratusan masyarakat berdatangan dan sangat antusias membeli pangan yang disediakan.
Gelaran pangan murah ini diadakan merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan masyarakat di tengah kenaikan harga sejumlah komoditi pangan saat ini.
Dia mengatakan Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan gerakan pangan murah di sejumlah lokasi hampir setiap minggu. Penetapan lokasi itu seiring dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat.
"Rata-rata item pangan yang kita jual sudah di subsidi lebih 10 persen dari harga pasar," ujarnya.
Kegiatan ini, katanya, akan terus dilakukan dengan bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Bank Indonesia, Bank Nagari, Perum Bulog dan kios partisipasi.
"Pemerintah hadir di tengah kebutuhan masyarakat. Selain subsidi kami juga mendekatkan kegiatan tersebut dengan permukiman masyarakat yang tersebar di 11 Kecamatan," katanya
Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat Ekadina Oktavia mengatakan antusias masyarakat membeli komoditi pangan cukup tinggi.
Saat gelaran pangan murah di Simpang Empat terjual sebanyak dua ton beras, 200 kilogram cabai dan 200 kilogram bawang.
Sebelumnya tim pangan murah juga menambah komoditi minyak goreng, telur dan gula.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari (desa) tentang jenis kebutuhan pangan yang dominan dan perlu disubsidi serta dihadirkan di tengah masyarakat.
"Masyarakat saat ini membutuhkan beras, cabe, dan bawang karena harganya cukup tinggi di pasaran," ujarnya.
Dalam gelaran pangan murah pihaknya menjual menjual satu karung beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berisi lima kilogram seharga Rp 63.000 dan bawang merah dengan harga Rp Rp 22.000 per kilogram.
"Tiga item tersebut masing-masing sudah mendapat subsidi disesuaikan dengan harganya, namun di bawah harga yang dijual di pasar. Kita berharap kegiatan ini bisa berdampak langsung kepada masyarakat karena subsidi harga langsung dirasakan," harapnya.
Salah seorang masyarakat Meta (30) menyambut baik adanya gelaran pangan murah itu karena sangat membantu dirinya dengan harganya yang di bawah harga pasar.
Menurutnya, perbedaan harga dengan pedagang mencapai 10.000 per kilogram untuk bawang merah dan sekitar Rp20.000 untuk cabai merah.
Sementara beras perbedaan dengan harga di warung sekitar Rp5.000 per lima kilogram.
Dia berharap ke depan item pangan yang dijual bisa ditambah, karena harga di pasaran saat ini terus-menerus mengalami peningkatan.
- Pasaman Barat
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Puskesmas Kalideres Berikan Layanan Khusus bagi Korban "Bullying"
-
Melalui Kolaborasi Internasional, LWEA Perkuat Pembinaan Atlet Berkuda Indonesia
-
Bnetfit Gandeng Hangtuah Jakarta, Perkuat Konektivitas Klub Basket Profesional
-
Presiden Tekankan PPN Barang dan Jasa Serta Bahan Pokok Tetap Nol Persen
-
Mayoritas PWI Provinsi Telah Mengirim Nama Peserta dan Peninjau Kongres Persatuan PWI 2025
-
“Sinners” Tembus Box Office, Tapi Sutradara Ryan Coogler Belum Tertarik Garap Sekuel
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.