- Home
-
- Megapolitan
-
- Makin Praktis! Bayar MRT, ...
Makin Praktis! Bayar MRT, LRT, KRL, dan Bus Transjakarta Kini Cukup Tap Pakai QRIS
Sabtu, 01 Nov 2025, 11:58 WIBJAKARTA - Penumpang transportasi umum di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) kini bisa menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran tiket sejumlah moda transportasi.
Bank Indonesia (BI) meluncurkan fitur pembayaran QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Tap In & Out yang dapat digunakan untuk lima moda transportasi di wilayah Jabodetabek.
Peluncuran dilakukan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo, bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia x Indonesia Fintech Summit & Expo (FEKDI x IFSE) 2025 di Senayan JCC, Kamis (30/10) lalu.
âQRIS Tap In & Tap Out ini diluncurkan untuk lima moda transportasi di Jabodetabek,â kata Perry.
Lima moda transportasi yang kini terintegrasi dengan QRIS Tap In & Out adalah MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KAI Commuter Line, dan Transjakarta.
Cepat dan PraktisÂ
Fitur QRIS Tap In & Out hadir untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna transportasi umum. Berbeda dengan sistem QRIS reguler yang mengharuskan pengguna memindai kode QR menggunakan kamera, fitur ini memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC).
Dengan teknologi tersebut, pengguna cukup menempelkan smartphone di gate stasiun atau halte untuk melakukan tap in saat masuk dan tap out saat keluar. Proses ini membuat transaksi lebih cepat, praktis, dan tanpa antre panjang.
Ketika peluncuran, QRIS Tap hanya bisa digunakan di beberapa lokasi layanan transportasi, parkir, rumah sakit, serta ritel seperti Stasiun MRT Bundaran HI dan Stasiun MRT Lebak Bulus, Transjakarta (terbatas pada Royaltrans), DAMRI (terbatas pada JR Connexion Jabodetabek), RSUD Tarakan, RSCM Kencana, dan RSPAD Gatot Subroto Paviliun Kartika.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada Maret 2025, QRIS Tap mencatat pertumbuhan pesat. Berdasarkan data BI per 6 Juni 2025, jumlah pengguna QRIS Tap telah mencapai 47,8 juta, melonjak tajam dari 20,8 juta pengguna pada April 2025.
Selain itu, jumlah merchant atau mitra penyedia layanan juga meningkat signifikan.Â
Ekosistem QRIS reguler kini telah mencapai 60 juta pengguna aktif, dengan 40 juta di antaranya merupakan pelaku UMKM.
Inovasi ini melengkapi pengembangan sistem pembayaran digital nasional yang kini terus berkembang pesat. BI mencatat bahwa volume transaksi ekonomi dan keuangan digital Indonesia mencapai 37 miliar transaksi per tahun, dengan nilai transaksi digital melalui mobile banking dan QRIS mendekati Rp60.000 triliun.
Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbiasa dan nyaman dengan sistem pembayaran digital nontunai.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Bulog NTT Optimalkan Penyerapan 7.407 Ton Beras untuk Jaga Harga dan Swasembada Pangan.
-
Polda Metro Jaya Minta Imigrasi Cegah Bekas Jampidsus ke Luar Negeri
-
Evakuasi JPO Tendean yang Ditabrak Truk Sengaja Tunggu Jam Sibuk Jakarta Mereda
-
Deretan Rekor yang Pecah di Piala Dunia 2026: Messi, Mbappe hingga Ronaldo Ukir Sejarah Baru
-
DLH Semarang: Sampah Cenderung Menurun Selama Libur Sekolah
-
Jakarta Ingin Wujudkan Kota Ramah Anak
-
Atap Gedung Roboh Sejak 2024, Begini Nasib 270 Siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.