Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Kaltim Waspada Bencana Hidrometeorologi

📅 Sabtu, 01 Nov 2025, 15:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Warga Kaltim Waspada Bencana Hidrometeorologi Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Seorang warga berjalan di genangan air di Jalan DI Panjaitan Samarinda, Kaltim, akibat hujan yang melanda kawasan tersebut.

SAMARINDA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda mengingatkan warga Kalimantan Timur (Kaltim) untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi akibat hujan yang diprakirakan terjadi pada 10 hari pertama November 2025.

"Peringatan dini kami sampaikan karena hujan dapat menyebabkan banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, hingga kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang dan petir," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor di Samarinda, Sabtu.

Pada prakiraan peluang curah hujan Dasarian I (1-10 November) 2025, lanjutnya, secara umum wilayah Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah antara 50 – 150 milimeter (mm) dengan peluang hujan lebih dari 70 persen.

Sementara itu, sebagian wilayah Kaltim, khususnya di Kabupaten Kutai Barat bagian utara diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi antara 150 hingga 300 mm dengan peluang hujan pada kisaran 50 – 60 persen.

Pada prakiraan deterministik curah hujan Dasarian I November 2025, lanjut ia, sebagian besar wilayah Kaltim diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah antara 50 - 150 mm.

Sedangkan di sebagian kecil di wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara, diprakirakan mengalami curah hujan kategori tinggi antara 150 – 200 mm, sehingga warga di kawasan ini diminta meningkatkan kewaspadaan.

Riza juga mengatakan, untuk prakiraan deterministik sifat hujan Dasarian I November, umumnya wilayah Kaltim diprediksi mengalami sifat hujan kategori bawah normal antara 50 – 84 persen hingga kategori normal antara 85 – 115 persen.

BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda juga mengungkap hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian III Oktober (21-31 Oktober 2025), meski secara umum wilayah Kaltim mengalami hujan, namun ada juga wilayah yang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan.

"Seluruh wilayah Kaltim yang mengalami HTH berada dalam kriteria sangat pendek antara 1 – 5 hari. Wilayah dengan durasi hari tanpa hujan terpanjang terdapat di Kabupaten Kutai Timur, yakni di Kecamatan Karangan, dengan durasi hari tanpa hujan selama 4 hari," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.