Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Serang Banten Jadi Contoh dalam Program Serapan Jagung Pipil Kering Bulog

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Serang Banten Jadi Contoh dalam Program Serapan Jagung Pipil Kering Bulog Doc: Antara
Ket. Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko (kedua dari kanan) saat memanen jagung di Serang, Banten, Rabu (29/10).

Serang - Polres Serang memuncaki peringkat serapan jagung pipil kering (JPK) ke Bulog di antara jajaran Polda Banten lainnya dengan total serapan dari kelompok tani (Poktan) binaan mencapai 112,170 ton hingga Oktober 2025.

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, di Serang, Rabu (29/10), mengatakan capaian ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Capaian 112,170 ton tersebut merupakan total akumulasi serapan per 28 Oktober 2025. Dan ini menempatkan Polres Serang di peringkat pertama serapan hasil panen ke Bulog dari jajaran Polda Banten," tegasnya.

Berdasarkan data yang ada Polres Serang memimpin dengan 112,170 ton. Posisi tersebut disusul oleh Polres Serang Kota 22,592 ton, Polres Cilegon 12,369 ton, Polres Lebak 10,900 ton, Polres Pandeglang 8,869 ton, dan Polres Tangerang 2,100 ton.

Ia menjelaskan bahwa, angka serapan di wilayahnya masih berpotensi bertambah, karena data tersebut belum termasuk hasil panen dari wilayah Kecamatan Tirtayasa yang masih dalam proses.

"Khusus sepanjang bulan Oktober 2025, total serapan jagung dari gabungan wilayah Kecamatan Pontang, Tanara, Carenang, dan Cikeusal mencapai 53,120 ton," katanya.

Kapolres mengapresiasi kerja keras seluruh kelompok tani binaan dan personel yang berkontribusi. Ia menegaskan capaian ini adalah hasil kolaborasi kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani.

“Capaian ini menunjukkan bahwa program kemitraan pangan berjalan efektif. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif membantu masyarakat mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan," ujarnya.

Untuk menjaga keberlanjutan program, lanjut Condro, Polres Serang saat ini tengah menggencarkan perluasan areal tanam dengan konsep satu desa dua hektar yang wajib dilaksanakan oleh jajaran Polsek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.