Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sudah Salurkan 2.580 Ton Beras SPHP di Pantai Barat Aceh

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 16:55 WIB | Oleh:
Bulog Sudah Salurkan 2.580 Ton Beras SPHP di Pantai Barat Aceh Doc: ANTARA/Teuku Dedi Iskandar
Ket. Warga membeli beras SPHP dalam kegiatan pangan murah yang digelar Dinas Pangan Aceh Barat di kawasan Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan. Hingga Rabu (29/10).

Meulaboh -- Perum Bulog Cabang Meulaboh, Aceh, menyebutkan distribusi beras dalam Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah pantai barat Aceh sejak Januari hingga Oktober 2025 sudah mencapai 2,58 juta kilogram (2.584 ton) beras.

“Kami terus berupaya meningkatkan penyaluran beras SPHP kepada masyarakat, sehingga distribusi beras ke masyarakat lebih banyak dengan harga terjangkau,” kata Kepala Perum Bulog Cabang Meulaboh, Suhadi kepada ANTARA di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu.

Suhadi menyebutkan total realisasi beras SPHP Januari-Oktober di wilayah kerja Perum Bulog Cabang Meulaboh, Aceh yaitu untuk penyaluran di Kabupaten Aceh Barat sudah mencapai 1.043.175 kilogram (1.043,18 ton).

Kemudian di Kabupaten Nagan Raya sebanyak 571.325 kilogram (571,33 ton), Kabupaten Aceh Jaya sebanyak 282.350 kilogram (282,35 ton), serta di Kabupaten Simuelue Aceh sebanyak 687.345 kilogram (687,35 ton).

“Adapun total penyaluran beras SPHP untuk Kantor Cabang Meulaboh sebanyak 2.584.195 kilogram (2.584,2 ton),” kata Suhadi menambahkan.

Menurut dia, penyaluran beras tersebut dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta pedagang yang telah menjadi mitra resmi Bulog.

Para pedagang menjual beras SPHP sesuai dengan harga eceran tertinggi atau HET beras Rp13.100 per kilogram.

Suhadi menyebutkan penyaluran beras SPHP juga dilakukan melalui program gerakan pangan murah (GPM), dengan berkolaborasi bersama pemerintah daerah, TNI, Polri dan dibantu pengawasan oleh satgas pangan di Kabupaten Aceh Barat.

Pihaknya berharap program SPHP ini mampu meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan beras yang terjangkau serta membantu menstabilkan harga di pasar.

“Saat ini kami terus berupaya menyalurkan secara masif beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) melalui kegiatan gerakan pangan murah, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga murah dan terjangkau,” katanya.

Dia menyebutkan beras SPHP merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mengintervensi pasar, dengan harapan dapat menstabilkan harga beras dan daya beli masyarakat dapat terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.