Menbud Tak Permasalahkan Rencana Pengajaran Bahasa Portugis di Sekolah

Selasa, 28 Okt 2025, 17:57 WIB

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menyatakan tidak mempermasalahkan jika Bahasa Portugis diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Menurut dia, kemampuan menguasai lebih banyak bahasa asing justru menjadi nilai tambah bagi generasi muda negara ini.

"Di tengah arus globalisasi, tentu semakin bagus jika semakin banyak bahasa yang kita kuasai," ujar dia, Selasa (28/10). Termasuk bahasa-bahasa yang menurut dia sering terdengar seperti Portugis, Arab, Mandarin, Prancis, Belanda, dan Jerman.

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon — Sumber: Kementerian Kebudayaan

Menbud Fadli mengatakan seharusnya anak-anak Indonesia tidak mengalami kesulitan dalam mempelajari bahasa tersebut. Menurut dia, kemajuan teknologi dan informasi saat ini sudah sangat memadai untuk mendukung proses belajar.

"Kemajuan teknologi dan informasi akan semakin mudah untuk mempelajari sesuatu," ucap dia. Tentunya hal itu bisa digunakan memahami dan belajar bahasa-bahasa asing.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya berencana memasukan bahasa Portugis dan Spanyol sebagai bahan ajaran di sekolah-sekolah. Menurut kepala negara, keputusan tersebut diambil karena memandang pentingnya hubungan antara Indonesia dan Brasil.

Presiden menyatakan rencana tersebut merupakan salah satu upaya membuat hubungan kedua negara menjadi lebih baik. Karena itu, Kepala Negara akan menjadikan bahasa Portugis sebagai prioritas di bidang pendidikan.

"Saya sudah putuskan bahwa bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita," ucap dia.

Pernyataan itu disampaikan saat bertemu Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, Kamis (23/10) di Jakarta. ils/I-1

  • menbud
  • Bahasa Portugis

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.