Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Mataram Inisiasi Perda Pengelolaan Wakaf

📅 Senin, 27 Okt 2025, 15:52 WIB | Oleh:
DPRD Mataram Inisiasi Perda Pengelolaan Wakaf Doc: antara foto
Ket. Anggota DPRD Kota Mataram H Muhtar di Mataram, Senin (27/10).

MATARAM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menginisiasi rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Wakaf, sebagai payung hukum baru dalam tata kelola wakaf di kota tersebut.

Anggota DPRD Kota Mataram H Muhtar di Mataram, Senin (27/10), mengatakan, inisiasi tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam menciptakan tata kelola wakaf berbasis nilai syariat dan manfaat ekonomi.

"Jika sudah ada perda, kami bisa lebih mudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk melakukan literasi dan edukasi tentang wakaf, serta pelaksanaan program wakaf," katanya.

Hal tersebut disampaikan Muhtar yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Mataram di sela kegiatan konferensi pers penetapan Mataram sebagai Kota Wakaf tahun 2025.

Bahkan menurutnya, di kalangan DPRD Kota Mataram pun belum semua memahami tentang wakaf yang selama ini wakaf masih konsentrasi pemikiran berupa tanah atau lahan saja.

Padahal program wakaf uang juga jauh lebih fleksibel dan mudah dijangkau oleh masyarakat luas dibandingkan wakaf benda tidak bergerak seperti tanah, sehingga dapat mendukung pembangunan berbagai sarana dan kegiatan sosial secara lebih luas.

Misalnya di kalangan DPRD Kota Mataram, mengeluarkan wakaf Rp1 juta per tahun sehingga dengan 40 orang anggota dewan bisa menjadi Rp40 juta.

"Jika wakaf uang Rp40 juta itu dikelola bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak dalam berbagai bidang," katanya.

Uang wakaf yang dihimpun masyarakat, katanya, dapat digunakan untuk berbagai kemaslahatan umat baik itu untuk pembangunan jalan, jembatan, mengelola usaha mikro kecil menengah (UMKM), pendidikan, kesehatan termasuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Mataram, serta program unggulan lainnya di Kota Mataram.

"Karena itulah, inisiatif pembentukan Perda Pengelolaan Wakaf segera kami usulkan untuk membangun ekosistem wakaf yang kolaboratif, partisipatif, dan integratif untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Lebih jauh Muhtar mengatakan penetapan Kota Mataram menjadi Kota Wakaf bersama 15 kabupaten/kota lainnya di Indonesia menjadi capaian penting bagi Kota Mataram .

"Mataram sebagai Kota Wakaf menjadi prestasi luar biasa," katanya.

Namun tantangan ke depan perlu meningkatkan literasi masyarakat sebab masih banyak masyarakat yang belum tahu jelas tentang wakaf. Karena itulah, BWI hadir untuk mengedukasi, membina nazir (pengelola) wakaf guna memastikan aset wakaf dikelola secara amanah.

Dari data BWI Kota Mataram, katanya, hingga saat ini terdapat sekitar 828 bidang tanah wakaf dan sekitar 700 bidang tanah wakaf di Kota Mataram sudah bersertifikat, dengan jaminan perlindungan hukum yang kuat melalui kerja sama dengan Kementerian Agama dan pemerintah daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.