5 Alasan Wanita Sebaiknya Setop Minum Kopi Menurut Ahli Gizi
Minggu, 26 Okt 2025, 14:33 WIBAda sesuatu yang ajaib dari kopi. Tegukan pertama di pagi hari terasa seperti sengatan listrik yang menusuk otak. Sebagian dari kita tak bisa memulai hari tanpa kopi. Sementara yang lain hanya menikmatinya sebagai penyegar di sore hari.
Dari aromanya yang menenangkan hingga ritual kecil menyeduh atau mengambil cangkir favorit, kopi adalah salah satu kenikmatan sederhana yang membuat hidup sedikit lebih baik.
Kopi adalah kebutuhan pokok bagi banyak orang, tetapi menurut ahli gizi Lovneet Batra, ada situasi tertentu di mana perempuan sebaiknya berhenti sejenak minum kopi. Batra menyoroti lima skenario utama di mana mengkonsumsi kopi dapat mengganggu kesehatan atau pengobatan, seperti diutlis di NDTV.
Lima Alasan Wanita Harus Berhenti Minum Kopi
1. Ingin Hamil
Asupan kafein yang tinggi dapat mempengaruhi ovulasi dan kesuburan. Wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya mempertimbangkan untuk membatasi asupan kafein atau mengganti kopi dengan minuman alternatif herbal untuk mendukung kesehatan reproduksi.
2. Sedang Mengkonsumsi Obat Tiroid
Kopi dapat mengganggu penyerapan levotiroksin, obat tiroid yang umum. Untuk memastikan efektivitasnya, disarankan untuk menunggu setidaknya 60 menit setelah mengonsumsi obat tiroid sebelum mengkonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya.
3. Mengelola PCOS atau Stres
Kafein dapat mempengaruhi kadar hormon dan dapat memperparah peradangan. Wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau tingkat stres yang tinggi dapat memperoleh manfaat dari mengurangi asupan kopi mereka untuk menjaga keseimbangan hormon.
4. Kadar Zat Besi Rendah
Kopi mengurangi penyerapan zat besi dari sumber nabati. Wanita yang rentan terhadap kekurangan zat besi atau menjalani diet vegetarian sebaiknya menghindari kopi di sekitar waktu makan kaya zat besi untuk mencegah gangguan penyerapan nutrisi.
5. Masalah Tidur atau Kecemasan
Kafein memblokir sinyal yang mendorong relaksasi, yang dapat mengganggu tidur dan memperburuk kecemasan. Membatasi asupan kafein beberapa jam sebelum tidur dapat mendukung kualitas tidur yang lebih baik dan mengurangi rasa gelisah.
Alternatif dan Tips Praktis
Batra menyarankan strategi sederhana untuk mengurangi dampak kafein:
- Ganti kopi dengan teh herbal seperti tulsi, chamomile, atau jahe.
- Tunggu setidaknya 60 menit setelah minum obat tiroid sebelum minum kopi.
- Hindari kafein 1-2 jam sebelum atau sesudah makan makanan kaya zat besi.
- Batasi konsumsi kafein di bawah 200 mg per hari jika Anda sedang mengelola stres atau sedang mencoba untuk hamil.
- Hindari kafein setidaknya enam jam sebelum tidur untuk mendukung tidur yang lebih baik.
Dengan memperhatikan kapan dan berapa banyak kafein yang dikonsumsi, wanita dapat menikmati kopi sambil meminimalkan dampak potensial pada kesuburan, kesehatan hormon, penyerapan nutrisi, dan tidur.
- Bahaya Kopi Bagi Kesehatan
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.