Era Baru Diplomasi Data! Indonesia dan Brasil Sepakat Perkuat Kolaborasi Statistik

Jumat, 24 Okt 2025, 21:45 WIB

JAKARTA – Kerja sama bilateral di bidang statistik memegang peranan penting dalam memperkuat akurasi, transparansi, dan harmonisasi data antarnegara.

Melalui kolaborasi ini, kedua pihak dapat saling bertukar metodologi, teknologi, dan praktik terbaik dalam pengumpulan serta analisis data.

Ket. Foto: Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (kanan) dan Presiden Institute Geography dan Statistik Brasil Marcio Pochmann (kiri) usai teken MoU bidang statistik di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). — Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kualitas statistik nasional, tetapi juga memperkuat dasar pengambilan kebijakan berbasis data di tingkat internasional.

Dalam konteks global yang saling terhubung, data yang konsisten dan kredibel menjadi kunci untuk mendukung perencanaan ekonomi, perdagangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia dan Instituto Brasileiro de Geografia e Estatística (IBGE) menjalin kolaborasi di bidang statistik, riset dan pendidikan guna memperkuat sistem statistik nasional kedua negara serta mendukung kebijakan pembangunan berbasis data.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti berharap kerja sama tersebut dapat memperkuat peran pihaknya di kancah internasional, sekaligus mendukung upaya Indonesia membangun sistem statistik yang terbuka, inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan antara kedua lembaga statistik nasional, BPS dan IBGE, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dua negara yang ingin membangun masa depan berbasis data dan pengetahuan,” ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (24/10).

Ia menyatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen kedua lembaga untuk memperkuat sistem statistik nasional dan memastikan data menjadi landasan utama dalam perumusan kebijakan publik.

Kolaborasi tersebut meliputi pertukaran keahlian dalam metodologi statistik; peningkatan pendidikan statistik melalui riset bersama dan program double degree; penguatan kapasitas sumber daya manusia; serta pemanfaatan teknologi seperti big data, sistem informasi geospasial dan kecerdasan buatan.

Amalia menuturkan kerja sama tersebut juga menjadi langkah nyata implementasi Revitalized Plan of Action for the Implementation of the Declaration on the Strategic Partnership Indonesia-Brasil 2023-2026.

Selain mempererat hubungan kedua negara, ia mengatakan kerja sama tersebut dapat melahirkan berbagai inovasi dalam penyediaan data sosial, ekonomi, dan lingkungan yang lebih cepat, akurat dan relevan.

Ia menilai bahwa Indonesia dan Brasil adalah dua negara besar yang memiliki cukup banyak kesamaan, termasuk tantangan yang dihadapi dalam menghasilkan data dan indikator statistik, seperti kondisi geografis yang beragam serta jumlah penduduk yang besar.

“Dengan berbagi pengalaman dan teknologi, kita ingin memastikan bahwa data yang dihasilkan mampu menjawab tantangan pembangunan baik saat ini maupun masa depan,” ujar Amalia Adininggar Widyasanti.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.