Petani Lampung Tengah Antusias Sambut Kemitraan Tebu dengan SGC

Rabu, 22 Okt 2025, 02:19 WIB

LAMPUNG TENGAH - Petani Lampung Tengah menyambut gembira program kemitraan tebu dengan Sugar Group Companies (SGC). Dalam sosialisasi program di Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (21/10), petani tampak antusias dengan program kemitraan yang diprakarsai SGC itu.

Perwakilan SGC, Ir Sulis Prapto mengatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian.

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh CamatRumbia, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Fokopimcam), kepala-kepala kampung, serta sejumlah petani dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Rumbia. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat terhadap program kemitraan yang diinisiasi oleh SGC.

Sulis menjelaskan, program kemitraan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan kepada para petani yang saat ini tengah menghadapi tantangan besar akibat anjloknya harga komoditas ­singkong.

“Kami hadir menawarkan kemitraan berbasis tebu dengan kontrak jangka panjang selama 10 tahun. Program ini bertujuan memberikan kepastian pasar sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat petani,” ujar Sulis Prapto.

Selain menawarkan kepastian pasar, SGC juga berkomitmen memberikan pendampingan intensif bagi para petani. Pendampingan tersebut meliputi pelatihan teknis mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil panen agar kualitas dan kuantitas produksi dapat meningkat secara signifikan.

Antusias

Purwati Lee yang juga perwakilan dari SGC sangat takjub dengan antusiasme petani Lampung Tengah dalam menyambut program kemitraan tebu tersebut.

“Sungguh di luar ekspektasi saya.Petani sangat antusias menyambut kemitraan tebu ini,” kata Ibu Lee.

Wakil Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, mengapresiasi inisiatif dan komitmen yang ditunjukkan oleh Sugar Group Companies dalam mendukung petani lokal. Ia menyatakan bahwa program kemitraan ini merupakan peluang strategis yang sangat baik untuk meningkatkan pendapatan petani melalui pola kerja sama yang saling menguntungkan.

“Program kemitraan ini bisa menjadi solusi efektif dalam menghadapi ketidakstabilan harga singkong yang selama ini menjadi beban petani. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Komang Koheri menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak terkait agar informasi dan manfaat program kemitraan tebu ini dapat tersosialisasi dengan baik dan menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya di Kecamatan Rumbia, tetapi juga di wilayah lain di Kabupaten Lampung Tengah dan sekitarnya. */and

  • lampung
  • kemitraan tebu SGC

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Andes

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.