Juarai Denmark Open, Jojo: Ini Hasil Kerja Keras Beberapa Bulan Terakhir
Senin, 20 Okt 2025, 17:59 WIBJAKARTA - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengungkapkan bahwa gelar juara Denmark Open 2025 yang diraihnya merupakan hasil dari kerja keras yang dilakukannya selama beberapa bulan terakhir.
Jojo, sapaan akrabnya, menundukkan tunggal peringkat satu dunia Shi Yuqi lewat drama rubber gim, 13-21, 21-15, 21-15 pada babak final Denmark Open 2025 yang berlangsung di Jynske Arena, Odesse, Minggu (19/10) malam WIB.
"Gelar juara Denmark pastinya bukan hanya sekedar juara tetapi ini adalah hasil dari proses beberapa bulan belakangan ini yang enggak mudah buat saya," kata Jojo dikutip dari PBSI, Senin (20/10).
"Ada beberapa problem di badan saya, yang pelan-pelan saya harus balikkin kondisinya dulu, balikkin sakit-sakitnya dulu dan sampai akhirnya hasilnya bisa mengikuti di dua pertandingan belakang ini," imbuhnya.
Pada pertandingan ini, Jojo mengaku bahwa tunggal asal China ini memang selalu bermain solid terlebih Shi mempunyai jam terbang yang sangat tinggi sehingga bisa tampil sangat menyulitkannya.
"Lawan Shi Yuqi selalu tidak mudah karena dia pemain yang sangat matang tetapi saya melakukan semaksimal yang saya bisa karena di sini kondisinya menang angin, kalah angin juga jadi ya strateginya sangat berpengaruh," ungkap Jojo yang menjadi unggulan keenam pada turnamen kali ini.
Jojo menjadi satu-satunya wakil tim bulu tangkis Indonesia yang mengantongi gelar juara pada turnamen BWF kelas Super 750 ini.
Di sektor lainnya yakni sektor ganda putra, pebulu tangkis Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus mengakui ketangguhan ganda Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.
Naik Podium Tertinggi
Sebelumnya diberitakan, Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan "Jojo" Christie naik podium tertinggi Denmark Open 2025.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Jojo, menumbangkan  peringkat satu dunia Shi Yu Qi dengan 2-1 (13-21, 21-15, dan 21-15) pada final di Jynske Arena, Odesse, Minggu malam WIB.
Pada gim pertama, Jojo kesulitan menandingi agresivitas serangan dari Shi yang tampil begitu menekan.
Jojo masih buntu ketika memasuki interval gim pertama dan tertinggal enam poin atas Shi, 10-16.
Setelah dipaksa bertahan, Jojo akhirnya mengakui ketangguhan Shi dengan kekalahan 13-21.
Pada gim kedua, Jojo perlahan namun pasti mengimbangi permainan Shi dan mendulang poin demi poin.
Inisiatif Jojo untuk bermain sabar dan mencoba mengontrol intensitas permainan sedikit demi sedikit membuahkan hasil dengan unggul jauh 13-7.
Dalam posisi unggul, Jojo tak menurunkan ritme permainan dan mengunci kemenangan 21-15.
Pada gim penentuan, Jojo tancap gas dengan terus menekan Shi sampai unggul lima poin, 5-0.
Meski sempat dibalikkan 12-13, Jojo perlahan tapi pasti membaca pola permainan Shi.
Jojo akhirnya memetik kemenangan pada gim penentuan dengan skor identik 21-15.
Atas gelar ini Jojo menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menjuarai turnamen BWF kelas super 750 ini. Ant
- denmark open 2025
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Pedagang Hewan Kurban: Daya Beli Masyarakat Menurun, Stok Sengaja Kita Kurangi
-
James Cameron Akan Garap Adaptasi Film Novel Fantasi Terbaru Joe Abercrombie, The Devils
-
Legislator DKI Jakarta Minta Program Bursa Kerja Dievaluasi
-
Pertanda Baik, Trump akan Bertemu Xi Jinping di Tiongkok
-
Sabalenka Hentikan Dominasi Swiatek dan Melaju ke Final Prancis Open Pertama Kali
-
TikTok Resmi Luncurkan “TikTok for Artists” Global: Wawasan Musik Lengkap untuk Dukung Karier Musisi
-
Perkuat Daya Saing Jakarta sebagai Kota Global, BI DKI Gelar Jakarta Kreatif Festival 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.