Disparbud Jabar: Buku Wisata Rasa Bumi Pasundan Tambah Khazanah Pariwisata Jawa Barat

Senin, 20 Okt 2025, 07:58 WIB

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Iendra Sofyan, menyatakan Buku Wisata Rasa Bumi Pasundan yang diluncurkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, sangat berarti karena menambah khazanah wisata Jabar.

"Buku yang baru diluncurkan ini, sangat berarti bagi Jawa Barat, paling tidak melengkapi data storytelling mengenai makanan asli Jawa Barat," kata Iendra selepas peluncuran buku di kawasan Jalan Progo Bandung, Minggu.

Ket. Foto: Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Iendra Sofyan menunjukkan buku Wisata Rasa Bumi Pasundan di kawasan Jalan Progo Bandung, — Sumber: Antara Foto

Karena, menurut Iendra, pencatatan gastronomi pasti lebih mendalam, mulai dari bahan yang digunakan apa, didapatkannya di mana, bagaimana cara memasaknya, memakannya dan khasiatnya apa.

"Kalau menikmati dengan ikut membuat gastronomi, perlu paling tidak tiga jam karena ada cerita-ceritanya dulu, ada filosofinya dulu, apalagi kalau masuk kepada aspek budaya, sehingga ada sejarahnya dan segala macamnya," ujar Iendra.

Lebih lanjut, Iendra mengungkapkan kekuatan pariwisata Jabar ada pada narasi di balik kulinernya. Salah satunya aset tentang 77 jenis sambal yang berbeda.

"Gastronomi berperan sebagai narator yang paling efektif. Ia bercerita tentang kesuburan alam, kearifan budaya Sunda, dan kreativitas," ucapnya.

Karenanya, kata dia, gastronomi telah menjadi salah satu motor penggerak utama pariwisata Jabar, yang hingga pertengahan tahun 2025 mencatatkan pergerakan tertinggi sejak 2021.

"Secara ekonomi, alhamdulillah, pergerakan kunjungan ke Jawa Barat sampai Agustus mencapai 141,5 juta, tertinggi sejak 2021, bahkan melebihi Jawa Timur dan Jawa Tengah," kata Iendra.

Dengan hadirnya buku ini, tambah Iendra, stakeholder di Jawa Barat tinggal mengoptimalkan bagaimana gastronomi ini secara teknokratis masuk menjadi dunia industri.

"Artinya bisa ditawarkan, dijual dan akhirnya menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke sini, tidak hanya menikmati daya tarik alam dan budaya saja, tapi juga kuliner tersebut," katanya.

Buku ini juga, ujar Iendra, akan menjadi pengungkit hebat bagi pariwisata Jabar yang akan dipadukan dengan program unggulan Jawa Barat, "West Java Train-cation".

Buku gastronomi yang diluncurkan Menteri Pariwisata ini berfokus pada kawasan Bandung, Garut, dan Tasikmalaya, secara kebetulan tengah diusahakan untuk dipromosikan Disparbud melalui wisata berbasis kereta api (rail-based tourism).

Iendra Sofyan tengah gencar menyiapkan dua proyek kereta wisata ikonik: Kereta Klasik dengan rute Bogor-Bandung Barat (Cipatat) yang akan memudahkan akses ke Situs Gunung Padang. Selain itu ada pula Kereta Uap "Si Gombar" (rute Bandung-Garut) yang memiliki daya tarik internasional tinggi.

Wisatawan yang turun dari "Si Gombar" di Garut, kini memiliki panduan resmi untuk menikmati Burayot atau kuliner autentik lainnya yang terdata dalam buku tersebut.

"Fungsi kereta ini ada dua yakni sebagai akses, dan sebagai pendorong ekonomi lokal. Jadi pada saat wisatawan turun di stasiun, mereka akan disajikan makanan khas lokal di situ, sebelum ke destinasi wisata," ucapnya.

  • Wisata Rasa Bumi Pasundan

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.