Anak Buah Membunuh Bosnya dengan Air Mineral, Kok Bisa

Selasa, 03 Jun 2025, 19:40 WIB

KASUS pembunuhan di Bekasi terus menyeruak. Bekas pegawainya, AS (21), tega mematikan mantan bosnya, ALS (64), itu lebih banyak menggunakan air mineral. Kok bisa?

Tersangka emosi dikarenakan tersinggung atas perkataan korban. Bosnya mengatakan, “Kamu kasbon terus. Kerja saja malas. Jarang masuk. Banyak libur. Enggak kayak yang lain." Ini diucapkan Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menirukan cerita tersangka, Selasa.

Ket. Foto: pembunuhan — Sumber: ist

Wira menambahkan pelaku merasa tak terima karena menurut pengakuan yang bersangkutan selalu bekerja dengan giat dan mengikuti kemauan korban. Wira menuturkan, pelaku memukul korban memakai tangan kiri ke arah pipi kanan dua kali. Kemudian memukul menggunakan tangan kanan ke arah pipi kiri sebanyak dua kali.

Kemudian ketiga, memukul menggunakan tangan kanan ke arah dada sekali. Keempat, memukul menggunakan tangan kanan ke arah mata kiri satu kali. Menurut Wira, akibat pukulan tersangka, korban terjatuh.

Kemudian tersangka mengambil kardus berisi air mineral di took milik korban lalu melemparkan ke arah kepala satu kali. Dilemparkan lagi ke arah dada sekali. Selanjutnya, korban terjatuh dan ketika  terbangun seraya memegang kepalanya berusaha menjauhi tersangka.

Namun, tersangka kembali mengambil kardus air mineral dan melemparkannya kembali ke kepala korban satu kali hingga korban jatuh di kamar mandi. Kemudian tersangka kembali mengambil kardus yang berisi air mineral dan melemparkannya ke arah beberapa titik: kaki sebanyak lima kali, ke paha dua kali, ke dada tiga kali. Selanjutnya ke kepala lima kali.

Wira menambahkan lemparan ke arah kepala mengakibatkan kepalanya membentur ke kloset, sampai kloset pecah.Korban adalah pemilik warung sembako jasadnya ditemukan di Jatimakmur, Pondok Gede, Sabtu (31/5). Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.