Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keragaman Motif Kerajinan Adalah Kekayaan yang Dimiliki Indonesiaq

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Keragaman Motif Kerajinan Adalah Kekayaan yang Dimiliki Indonesiaq Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena saat melukis payung di sela Lomba Melukis Kipas dan Payung 2025, di Semarang, Minggu (19/10/2025).

Semarang - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Samuel Wattimena menilai bahwa keragaman motif yang dimiliki dalam berbagai kerajinan seni di masing-masing daerah merupakan kekayaan yang dimiliki Indonesia.

"Karena negara kita ini adalah kepulauan, bukan negara kontinental. Kelebihan kita adalah pada keragaman etnik," katanya, saat menghadiri Lomba Melukis Payung dan Kipas 2025, di Semarang, Minggu.

Menurut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan memang memiliki keragaman seni budaya, termasuk motif kerajinan seni yang dihasilkan bergantung masing-masing daerah.

"Maka, masalah tren warna ataupun motif jangan diberikan batasan seperti industri-industri besar di negara-negara luar," kata Samuel yang juga desainer tersebut.

Ia mengatakan bahwa industri besar biasanya mengatur tren dan warna karena berkaitan dengan keberlangsungan usaha mereka, tetapi kondisi di Indonesia berbeda.

"Jadi, menurut saya pribadi tidak boleh dibuat tren warna dan tren motif. Setiap elemen di setiap daerah, setiap etnik yang berbeda itu adalah titik-titik puncak dari karya-karya kreatif. Enggak boleh disamakan," katanya.

Berkaitan dengan lomba tersebut, ia mengapresiasi karena payung dan kipas bisa menjadi ikon untuk Indonesia sebagai negara tropis sehingga bisa dikembangkan di desa-desa wisata.

"Kita sebagai negara tropis butuh kipas, butuh payung. Apalagi, kalau kemudian dilanjutkan dipasarkan ke berbagai desa wisata. Akan ada begitu banyak ragam payung dan kipas yang punya identitas dari desa wisata masing-masing," katanya.

Sementara itu, Koordinator Penyelenggara Lomba Melukis Payung dan Kipas 2025 Teo Ruddy menjelaskan bahwa even tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

"Karena ke depannya dari kipas dan patung ini bisa menumbuhkan ekonomi kreatif dan juga 'value' dari desa-desa wisata dan pariwisata di Kota Semarang," katanya.

Ia menyebutkan peserta lomba tersebut total berjumlah 400 orang, terbagi atas 200 peserta lomba lukis kipas dan 200 peserta lomba lukis payung dari berbagai rentang usia.

"Untuk pesertanya kebetulan antusiasnya tinggi. Tidak ada batasan usia dan 'free'. Kalau untuk peralatan cat dan media mewarnai nya mereka bawa sendiri, tapi untuk kanvas payung dan kipasnya disediakan oleh pemerintah kota," katanya.

Tema yang diusung dalam lomba melukis kipas dan payung adalah "Warak Ngendog" yang merupakan ikon Kota Semarang, yang merupakan hewan mitologi akulturasi dari berbagai budaya.

"Penilaian (pemenang, red.) tentunya adalah keorisionalitasnya, kemudian kebersihan dan kesesuaian tema yangbmencakup tentang destinasi pariwisata Kota Semarang dan juga mitologi dari Kota Semarang, Warak Ngendog," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Megapolitan
Jakarta Menuju 20 Besar Kot...
Daerah
Layanan Perpustakaan Kelili...
Nasional
Porter Bandara Ngurah Rai D...
Advertisement
Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027

07 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.