Fantastis! Pangan Nusa Expo 2025 Catat Transaksi Rp161,6 Miliar!
📅 Minggu, 19 Okt 2025, 22:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Kementerian Pariwisata
JAKARTA – Promosi produk UMKM pangan lokal punya peran besar dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Di tengah maraknya produk impor dan perubahan tren konsumsi, promosi yang efektif membantu pelaku usaha kecil menonjolkan keunggulan khas daerah—mulai dari cita rasa autentik, bahan alami, hingga nilai budaya di balik setiap produk.
Lebih dari sekadar memperluas pasar, promosi juga menjadi sarana edukasi bagi konsumen untuk lebih menghargai produk lokal.
Melalui strategi pemasaran kreatif, baik digital maupun pameran seperti Pangan Nusa Expo dan Trade Expo Indonesia, produk pangan lokal bisa naik kelas dan menembus pasar nasional bahkan internasional.
Dari sisi ekonomi, promosi yang konsisten memperkuat brand UMKM, membuka peluang kolaborasi dengan distributor besar, serta mendorong tumbuhnya rantai pasok lokal.
Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, UMKM pangan lokal tak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tapi juga wajah kuliner Indonesia di mata dunia.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan Gelaran Pangan Nusa Expo 2025 ditutup dengan capaian transaksi potensial sebesar Rp161,16 miliar.
“Capaian potensi transaksi Pangan Nusa Expo 2025 sebesar Rp161 miliar adalah rekor tertinggi sejak pameran ini dimulai pada 2006. Capaian ini menunjukkan minat pasar domestik dan internasional yang besar terhadap produk UMKM pangan lokal,” ujar Budi Santoso di Kabupaten Tangerang, Banten pada Minggu (19/10).
Nilai potensi ini juga menjadi rekor tertinggi penyelenggaraan Pangan Nusa Expo sejak 2006 silam.
Nilai yang signifikan ini dihasilkan dari potensi transaksi penjajakan bisnis (business matching) peserta pameran dengan pembeli atau buyers dalam dan luar negeri, potensi nilai ekspansi nota kesepahaman kuliner ke mancanegara, serta transaksi penjualan langsung selama pameran.
Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut sebagai cerminan minat pasar terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Potensi transaksi business matching antara UMKM pangan dan ritel modern, baik dalam dan luar negeri, menyumbangkan Rp37,60 miliar.
Kemudian, potensi nilai ekspansi dari MoU kuliner ke luar negeri menyumbang Rp121,20 miliar. MoU ekspansi ini ditandatangani dengan buyer dari Belanda, Malaysia, Italia, Australia, Singapura, dan Taiwan.
Selain itu, terdapat hasil transaksi pembelian langsung oleh pengunjung di area pameran yang menyumbang Rp2,36 miliar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!