- Home
-
- Luar Negeri
-
- Indonesia akan Perbarui Pe...
Indonesia akan Perbarui Perjanjian Lintas Batas dengan Timor Leste
Jumat, 17 Okt 2025, 11:13 WIBJAKARTA - Pemerintah Indonesia dan Timor Leste berencana meninjau kembali dan memperbarui Perjanjian Penyeberangan Perbatasan Tradisional dan Pasar Teratur yang telah berusia 21 tahun.
"Rencana ini akan dilaksanakan berdasarkan kerangka perjanjian perdagangan bilateral yang saat ini sedang dibahas," ujar Menteri Perdagangan RI Budi Santoso dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/10).
Ia menjelaskan, kesepakatan tersebut difokuskan pada pengaturan perdagangan perbatasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di wilayah perbatasan, tidak termasuk kegiatan ekspor dan impor.
Salah satu aspek penting dalam memfasilitasi arus perdagangan, tambahnya, adalah menyelaraskan peraturan di perlintasan perbatasan.
Menurut Santoso, Indonesia berkomitmen untuk memperkuat perdagangan lintas batas, termasuk melalui peningkatan kapasitas dan integrasi ekonomi regional.
"Kami menemukan sekitar 70 persen produk yang beredar di pasar Timor Leste berasal dari Indonesia. Kelancaran distribusi menjadi kunci untuk menjaga keterjangkauan produk Indonesia bagi masyarakat Timor Leste," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Fransisco Kalbuadi Lay, menyambut baik dukungan dan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kerja sama perdagangan lintas batas.
Sebagai tindak lanjut, negaranya berencana mengirimkan delegasi ke Indonesia untuk pelatihan pengawasan produk obat dan makanan.
"Kami menantikan kunjungan dalam waktu dekat, baik untuk menandatangani perjanjian perdagangan maupun untuk melakukan misi perdagangan bersama," ujar Lay.
Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, total perdagangan kedua negara mencapai US$272,72 juta, meningkat 10,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar US$246,65 juta.
Selama periode tersebut, ekspor Indonesia ke Timor Leste tercatat sebesar US$268,11 juta, sementara impor dari Timor Leste mencapai US$4,61 juta. Dengan demikian, Indonesia mencatat surplus sebesar US$263,50 juta dengan Timor Leste.
Pada tahun 2024, Timor Leste merupakan pasar ekspor terbesar ke-42 dan sumber impor terbesar ke-126 bagi Indonesia, dengan total perdagangan mencapai US$391,36 juta.
Tahun itu, ekspor Indonesia ke Timor Leste mencapai US$386,50 juta, sementara impor dari Timor Leste senilai US$4,86 juta, sehingga menghasilkan surplus US$381,64 juta bagi Indonesia.
Ekspor utama Indonesia ke Timor Leste pada tahun 2024 meliputi sepeda motor, kendaraan bermotor untuk angkutan barang, semen, minyak sawit, dan pasta. Sementara itu, impor dari Timor Leste terdiri dari kopi, kopra, minyak nabati lainnya, tepung terigu, dan umbi singkong.
- Perbatasan RI Timor Leste
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.