Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada Potensi Gempa dengan Kegiatan Sekolah Lapang Gempa BMKG

📅 Kamis, 16 Okt 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Waspada Potensi Gempa dengan Kegiatan Sekolah Lapang Gempa BMKG Doc: Antara
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mengikuti simulasi kebencanaan dalam Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) yang digelar BMKG di Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (15/10/2025).

Ponorogo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur mengapresiasi kegiatan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami (SLG) yang digelar Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di wilayah setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun, di Ponorogo, Kamis mengatakan kegiatan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi gempa bumi.

"Gempa di Ponorogo memiliki tingkat risiko sedang dengan tren meningkat dalam 10 tahun terakhir. Oleh karena itu, kesadaran dan ketangguhan masyarakat perlu terus ditingkatkan," ujarnya.

Ia menjelaskan meskipun Ponorogo tidak memiliki potensi tsunami karena jauh dari laut, kewaspadaan terhadap gempa tetap harus dijaga.

Berdasarkan peta kerawanan, hampir seluruh wilayah Ponorogo berpotensi terdampak getaran.

"Secara faktual terdapat sesar Grindulu yang melintas di Kecamatan Ngrayun dan Bungkal, memanjang hingga Pacitan. Namun aktif atau tidaknya sesar itu perlu dikaji lebih lanjut oleh BMKG," katanya.

Masun menambahkan kerusakan bangunan akibat gempa di Ponorogo biasanya terjadi pada rumah-rumah tua tanpa struktur bertulang.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau memperhatikan aspek konstruksi bangunan agar lebih tahan terhadap guncangan.

Ia berharap kegiatan SLG yang digelar BMKG Stasiun Geofisika Nganjuk dapat menjadi wadah pembelajaran bagi masyarakat dan relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dalam memperkuat kapasitas tanggap darurat di tingkat lokal.

"Peserta SLG diharapkan bisa menularkan pengetahuan dan keterampilan mitigasi ke lingkungan masing-masing. Ke depan, kami juga berharap ada sistem peringatan dini yang lebih efektif sebelum gempa terjadi," ujarnya menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.